Depok.suara.com - Ketua Komnas Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA), Arist Merdeka Sirait menyoroti perdamaian antara Lesti Kejora dengan Rizky Billar. Dirinya mengaku menyayangkan hal tersebut.
Diketahui pada Selasa kemarin, Lesti Kejora dan Rizky Billar terlihat mendatangi Polres Metro Jakarta Selatan untuk menjalani perdamaian. Hasilnya, Billar dinyatakan bebas setelah kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang membuatnya jadi tersangka resmi diberhentikan oleh pihak kepolisian.
Tetapi bagi Arist Merdeka Sirait, seharusnya pelaku KDRT dipastikan dulu kondisinya apakah sudah benar-benar berubah atau tidak.
"Ketika kemarin itu penangguhan penahanan, jangan langsung pulang ke rumah dulu. Diterapi dulu ini si pelaku yang dilaporkan KDRT itu. Pastikan betul-betul steril baru mereka bisa bertemu lagi,” ujar Arist Merdeka Sirait dalam salah satu acara TV swasta, Rabu, 19 Oktober 2022.
Dirinya heran perilaku Lesti Kejora dan Rizky Billar yang memperlihatkan seolah semuanya tidak apa-apa itu disebut tidak mengedukasi.
“Ini kan langsung dadah-dadah seolah nggak ada masalah kan. Itu tidak mengandung edukasi. Seharusnya dia terapi dulu secara baik, lalu dinyatakan oleh psikolog atau memang expert di bidangnya, barulah bisa. Supaya tidak terulang lagi terjadi kekerasan ini,” kata Arist lebih lanjut.
Selain menyebut Lesti melakukan eksplotasi anak, Arist Merdeka Sirait juga setuju soal aturan yang dibuat KPI beberapa waktu lalu soal larangan KDRT tampil di TV, yang akhirnya berimbas pada pemecatan Rizky Billar menjadi host salah satu stasiun TV.
“Saya sangat setuju. Karena saya sudah pernah pengalaman untuk menyampaikan itu ke KPAI soal pelaku yang tidak saya sebut namanya. Sampai saat ini ia (pelaku yang dilaporkan) tidak bisa tampil di televisi karena dia pelaku atau predator kejahatan seksual,” cerita Arist Merdeka Sirait.
“Nah, KDRT juga masuk kategori itu. Maka, kami mendukung KPI untuk tidak memberikan kesempatan lagi pada orang-orang yang melakukan kekerasan kembali tampil di TV karena memberikan contoh yang tidak baik,” pungkasnya.
Baca Juga: Siaga Cuaca Ekstrem di Sebagian Wilayah Jawa Barat
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard
-
Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar
-
Urgen, Mengubah Keahlian Individual Manajemen Pengetahuan di Setjen DPR Jadi Kekuatan Institusional