/
Senin, 24 Oktober 2022 | 18:22 WIB
Ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto melangkah babak final Malaysia Open 2022 usai menyingkirkan pasangan tuan rumah Goh Sze Fei/Nur Izzuddin di Kuala Lumpur, Sabtu malam. (dokumentasi PP PBSI)

Depok.suara.com - Pembawa acara Denmark Open menjadi sasaran hujatan warganet karena sampai dua kali salah menyebutkan nama negara

kedua finalis ganda putra Indonesia. 

Disebutkan dua kali MC Denmark Open itu menyebutkan pasangan Markus Gideon dan Kevin Sanjaya serta Fajar Alfian dan Muhamad Rian Ardianto disebut dari Malaysia.

Momen pertama adalah ketika Markus dan Kevin ingin naik ke podium. Ketika itu MC menyebutkan mereka berasal dari Malaysia, sontak pasangan ganda putra Indonesia ini kebingungan walau akhirnya tetap naik ke podium.

Selanjutnya MC kembali melakukan kesalahan yang sama, dia menyebut pasangan Fajar dan Rian dari Malaysia. Mereka juga tampak kebingungan sekaligus kesal. Namun mereka tak bisa berbuat banyak. Merekapun naik ke podium dengan ekspresi tak habis pikir.

Kejadian ini sebenarnya sampai disesalkan oleh komentator. Komentator sempat menyebut kesalahan penyebutan negara hingga dua kali itu keterlaluan.

"It's little bit too much," ujar dia sambil tertawa.

"Rasanya masih marah melihat momen ini. Bisa-bisanya penyelenggara melakukan kesalahan sangat fatal di turnamen tour dunia dengan level yang tinggi. Kesalahannya nggak cuma satu. Tapi dua sekaligus. Sangat-sangat nggak profesional," cuit akun @ainurohman.

"Para atlet mungkin harus di-briefing kali ya kak. Kalau ada kesalahan bendera, lagu, dan penyebutan negara, langsung walk out aja ke backstage. Terus penyelenggara wajib mengulang seremoni. Pernah liat kejadian di cabor apa gt, atletnya ngeloyor pergi pas salah pengucapan negara," balas akunlainya.

Baca Juga: Reda Kasus KDRT, Rizky Billar Polisikan Satria Mulia Dan Kim Hawt Dugaan Sebar Fitnah

"Lagian ya tu MC masa sekelas Kevin Marcus gatau itu pemain dari mana, bisa bisanya nyebut from Malaysia," ujar akunlainnya.

MC sempat meminta maaf pada laga final lanjutan melalui pengeras suara. Namun permintaan maaf itu disebut tidak proporsional.

"Markus - Kevin dan Alfian dan Rian are fours for Indonesia. We are truely sorry for say," ujar MC.

"Oh gini doank. Nope, unacceptable. She and officials must make separate apology video, and banned her from any tournaments," ujar netizen.

All Indonesian Final Ganda Putra

Di sisi lain, pasangan Alfian - Rian memecahkan rekor karena sebelum tahun 2022, mereka tidak pernah memenangkan lebih dari dua gelar dalam setahun.

“Kami ingin menambahkan lebih banyak gelar, kami tidak ingin berhenti di empat. Ini adalah tahun terbaik untuk kemitraan kami, tetapi kami ingin tahun-tahun mendatang menjadi lebih baik lagi,” kata Alfian.

Ardianto menambahkan: “Kami tidak akan merayakan terlalu lama. Ada lebih banyak hal yang harus dicapai, terutama dengan datangnya Prancis Terbuka. Kami harus tetap fokus.”

Jadi, apa kerugian dari mengalahkan rekan satu tim?

“Kami selalu makan malam bersama. Yang menang harus bayar dan traktir sisanya,” tawa Alfian.

Load More