/
Rabu, 26 Oktober 2022 | 10:19 WIB
Potret Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (Instagram@ganjar_pranowo)

Depok.suara.com, Bursa calon presiden dalam Pilpres yang akan berlangsung pada tahun 2024 mendatang kian memanas, sejumlah nama yang diprediksikan bersaing ketat dalam sekian banyak lembaga survey

Baru baru ini, Lembaga Survey Mujani Research and Consulting (SMRC) juga merilis hasil survey dari sejumlah tokoh yang digadang gadang bakal menjadi calon presiden. 

Dalam rilis tersebut, elektabilitas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai calon presiden terus meroket dalam kurun waktu setengah tahun ini. 

Dalam keterangan persnya, Direktur Riset SMRC Deni Irvani mengatakan elektabilitas Ganjar pada Oktober 2022 masih menempati urutan pertama dan mengalahkan kandidat lain dengan raihan 32,1 persen.

"Elektabilitas Ganjar terus naik setelah pada bulan Mei 2021 meraih 25,5 persen, kini menjadi 32,1 persen di bulan Oktober 2022," ujar Deni dalam siaran persnya, Minggu (23/10/2022). 

Sementara, kata Deni, posisi kedua ditenpati oleh Prabowo Subianto yang memperoleh elektabilitas sebesar 27,5 persen disusul capres Nasdem Anis Baswedan dengan 26 persen. 

"Masih ada 14,4 persen yang belum menjawab atau tidak tahu," katanya. 

Lebih lanjut Deni mengungkapkan bahwa pihaknya melihat ada kemungkinan muncul tiga calon presiden dalam Pilpres. 

Hal tersebut disebabkan oleh ambang batas pencalonan presiden sebesar 20 persen kursi DPR.

Baca Juga: Isa Zega Bagikan Video Berisi Ledekan Untuk Nikita Mirzani, Netizen: Kayak Hidup Lu Bener Saja Sahrul!

"Untuk itu nama Anies, Ganjar dan Prabowo selama ini paling kompetitif penting untuk diamati," tuturnya. 

Karena, lanjut Deni, Prabowo sudah dicalonkan oleh Partai Gerindra, kemudian Anies diusung oleh Partai Nasdem. 

"Sementara Ganjar dalam enam bulan terakhir selalu menduduki posisi teratas menurut pemilih,"katanya.

Sebagai informasi, Survei SMRC ini dilakukan pada 3-9 Oktober 2022. Metode pemilihan responden dipilih secara random (stratified multistage random sampling) sebanyak 1220 responden.

Margin of error dalam survei dengan ukuran sampel tersebut diperkirakan sebesar ± 3,1 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. 

Sumber:Suara.com

Load More