Depok.suara.com - Para ilmuwan menemukan, 53 hewan laut yang sebelumnya dianggap bisu sebenarnya bisa berkomunikasi. Makhluk-makhluk ini bisa mengirim pesan, tapi manusia tidak pernah berpikir untuk mendengarkan mereka.
Hal ini disampaikan salah satu ilmuwan, Gabriel Jorgewich-Cohen. Cohen menggunakan mikrofon untuk merekam sejumlah hewan laut seperti kura-kura, berkomunikasi apakah hewan tersebut ingin kawin atau menetaskan telurnya.
Temuan ini mengklaim menuliskan kembali apa yang telah kita ketahui terkait evolusi. Menurut temuan tersebut, semua makhluk vertebrata yang bernapas melalui hidung dan menggunakan suara untuk berkomunikasi merupakan keturunan satu nenek moyang 400 juta tahun lalu.
Cohen, yang saat ini menempuh pendidikan doktoral di Universitas Zurich Swiss, mulai meneliti dengan firasat bahwa hewan laut dapat berkomunikasi dengan suara.
Dia menggunakan peralatan suara dan video untuk merekam 53 spesies di penangkaran di seluruh dunia, termasuk di Kebun Binatang Chester di Inggris. Makhluk tersebut termasuk 50 ekor kura-kura, seekor tuatara (reptil mirip kadal), seekor ikan paru, dan seekor sesilia (hewan amfibi).
Hewan-hewan ini mulanya dianggap bisu, tapi Cohen mengatakan mereka tidak terdengar karena suara mereka sulit dideteksi.
"Kita tahu ketika seekor burung bersiul. Anda tidak perlu diberitahu seseorang soal itu. Tapi beberapa dari hewan ini sangat senyap atau mengeluarkan suara setiap dua hari," jelas Cohen kepada BBC, dikutip Kamis (27/10/2022).
Dia menambahkan, manusia juga bias terhadap hewan yang hidup di darat sehingga mereka mengabaikan spesies yang hidup di bawah air.
"Kura-kura laut akan bersuara dari dalam telur mereka untuk untuk menyinkronkan penetasan," jelasnya.
Baca Juga: Profil Kodai Naraoka, Bintang Baru Bulutangkis Jepang Lawan Vito di FO 2022
"Jika mereka berseru dari dalam, mereka semua keluar bersama-sama dan berharap tidak dimangsa," lanjutnya.
Kura-kura bersuara ketika ingin kawin. Cohen juga merekam tuatara bersuara saat menjaga wilayahnya.
Menggunakan teknik yang disebut analisis filogenetik, Cohen menelusuri kembali hubungan antara hewan yang bisa mengeluarkan suara.
Teknik ini bekerja dengan membandingkan perilaku suatu spesies dan memetakannya seperti pohon keluarga. Jika misalnya, manusia dan simpanse berbagi perilaku seperti bersuara, ini menunjukkan bahwa nenek moyang yang sama juga menghasilkan suara.
Dia menyimpulkan semua komunikasi akustik pada vertebrata diturunkan dari satu nenek moyang 400 juta tahun yang lalu, yang merupakan periode Devon ketika sebagian besar spesies hidup di bawah air.
Penelitian Cohen ini diterbitkan dalam jurnal Nature Communications.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Dompet Penarik Rejeki Warna Apa? Ini Pilihan agar Kamu Beruntung sesuai Shio dan Feng Shui
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Jelang Pidato Prabowo, IHSG Tak Tertolong Terus Merosot ke Level 6.352 di Rabu Pagi
-
Laju Maut Honda Tiger Pelajar 13 Tahun Merenggut Nyawa Lansia di Bojonegoro
-
30 Kode Redeem FF Terbaru 20 Mei 2026: Panen 100 Diamond Tanpa Top Up dan Item Langka
-
5 Micellar Water yang Ampuh Hapus Makeup Waterproof, Bikin Wajah Bersih dan Bebas Iritasi
-
Buat Kaget! Film Hello Kitty Mulai Digarap Sutradara Ultraman: Rising
-
Susul Gus Yaqut, KPK Segera Jebloskan Bos Maktour dan Eks Ketua Kesthuri ke Penjara!
-
Desta Diduga Muak Sampai Teriak 'Stop' Saat Ahmad Dhani Sindir Indonesian Idol di The Icon Indonesia
-
Peneliti Kembangkan Peta Lokasi PLTS untuk Tekan Konflik Lahan dan Risiko Deforestasi
-
Terungkap! Ini Kata-kata Pertama Mikel Arteta Usai Arsenal Juara Liga Inggris
-
Aktivis Iklim Muda Ungkap Tantangan Saat Soroti Isu Lingkungan yang Bersinggungan dengan Kebijakan