Depok.suara.com - Memiliki gaya hidup sehat ternyata dapat menguntungkan saat usia senja. Karena, menerapkan gaya hidup ini, selain menyehatkan badan, juga menjaga kondisi tubuh di usia tua. Ini dikemukakan oleh Perkumpulan Menopause Indonesia (Perminesia).
Perminesia mengajak wanita untuk menjalankan kebiasaan hidup sehat sejak belia. Sehingga, tubuh dapat beradaptasi dan tetap kuat saat menghadapi masa menopause.
"Dapat dimulai sejak usia belia. Caranya sebenarnya sederhana, murah, tidak sulit, praktis, bahkan menguntungkan karena manfaatnya dirasakan jauh sampai kita tua," kata Presiden Perminesia Tita Husnitawati dalam diskusi Virtual Press Conference World Menopause Day 2022: Cognition and Mood, Rabu (19/10/2022).
Tita menjelaskan, bahwa hidup sehat ini dapat dilakukan dengan olahraga teratur. Selain itu, ia menganjurkan untuk selalu mengonsumsi makanan bernutrisi sehat dan gizi seimbang, menghilangkan kebiasaan buruk seperti merokok, minuman beralkohol, dan penyalahgunaan obat.
"Selain itu gaya hidup sehat dapat dilakukan dengan menghindari untuk hidup pada lingkungan yang tidak sehat, jauh dari polutan, kebisingan, dan permukiman padat," ujarnya.
Dia juga mengatakan, bahwa kondisi menopause dapat menyebabkan gejala atau sindrom metabolik. Ini dapat menyebabkan timbulnya penyakit stroke, tekanan darah tinggi, dan kondisi kesehatan lainnya.
"Kondisi menopause menyebabkan gejala atau sindroma metabolik yang terdiri dari obesitas perut yang ditandai lingkar perut lebih dari 80 cm, tekanan darah meningkat, dan pemeriksaan laboratorium menunjukkan profil lemak abnormal dan gula darah meningkat. Hal ini terjadi karena konsumsi makanan berkalori tinggi, kebiasaan merokok, dan pertambahan usia," ujarnya.
Kendati demikian, Tita menegaskan menopause merupakan kejadian alamiah yang pasti dialami semua wanita. Perubahan hormon pada tubuh wanita menopause menyebabkan gejala-gejala yang dapat mengurangi kualitas hidup, sehingga semua wanita harus mengenal gejalanya dan siap menghadapinya sebagai proses alami yang patut disyukuri.
"Dengan hidup sehat, maka risiko kesehatan jiwa dan raga dapat kita hindari. Sehingga gejala atau perubahan tubuh akibat menopause muncul tanpa membebani kita," tutur dia.
Baca Juga: Dituding Jadi Pelakor, Arawinda Kirana Akhirnya Buka Suara
Terkait dengan olahraga, ia mengatakan olahraga yang tepat adalah olahraga aerobik, yakni olahraga yang membuat lancar atau tidak menghambat pertukaran udara. Jenis olahraga aerobik tersebut di antaranya berjalan kaki, lari, bersepeda, senam aerobik, dan berenang. Olahraga yang tepat dapat menjaga berat badan ideal, metabolisme tubuh berjalan normal, dan nafsu makan terkendali.
"Sebaiknya dilakukan setiap hari selama 30 menit, minimal empat kali seminggu, dengan jenis aktivitas yang disesuaikan dengan usia," jelas Tita.
Lebih lanjut dokter spesialis kandungan subspesialis fertilitas ini menyampaikan bahwa pengobatan hormon untuk keluhan menopause bukan pengobatan utama untuk menopause, apalagi jika wanita tersebut memiliki sindroma metabolik.
"Penelitian terkini pengobatan hormon relatif aman tidak dimasukkan ke mulut ya, tetapi ada yang diberikan topikal melalui kulit, selaput lendir atau vagina. Namun kalau perlu hormon yang dimakan, lifestyle-nya dong diperbaiki," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Jadwal Imsakiyah Kota Padang Hari Ini, Sabtu 28 Februari 2026
-
Cerita Wayne Rooney: Lagi Kesal dengan Sir Alex Eh Lihat Kelakuan Anomali Diego Maradona
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Jadwal Imsakiyah Kota Malang Sabtu 28 Februari 2026
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Derby Pemain Keturunan Indonesia di 16 Besar Europa League, Calvin Verdonk On Fire
-
Sudah Kehilangan Anak, Ibu Kandung di Sukabumi Kini Diteror dan Diancam Diam
-
Daftar Lengkap Progres Lahan Koperasi Merah Putih se-Banten: Kabupaten Serang Terbanyak