Depok.suara.com - Pemain film Arawinda Kirana masih terus terseret dalam pusaran dugaan perselingkuhan. Dirinya diduga menjadi pelakor dalam hubungan rumah tangga Guiddo Ilyasa Purba dengan Amanda Zahra.
Lama bungkam dan tak memberikan klarifikasi mengenai dirinya, Arawinda pun membuat pernyataan pembelaannya. Dirinya menyampaikan klarifikasinya melalui unggahan Instagram pribadinya.
Pemeran film Yuni ini mengunggah alasan mengapa selama ini belum berbicara mengenai tudingan pelakor yang dilayangkan padanya. Terutama dampak yang didapatkan rekan kerjanya setelah rumor tersebut beredar.
Kabar perselingkuhan ini mencuat berawal dari curhatan seorang netizen yang diunggah ulang di Twitter. Pertama mencuat di bulan Juli dan membuat Arawinda sempat menghilang dari berbagai media sosial.
Kini, setelah beberapa lama, akhirnya ia pun angkat bicara mengenai masalah yang merusak namanya.
"Mohon maaf selama ini saya belum berbicara, karena ada beberapa hal yang belum bisa saya sampaikan pada saat ini, dan ingin saya sampaikan pada waktu yang tepat. Terkait dengan masalah dan rumor tidak benar yang telah muncul mengenai kehidupan pribadi saya," tulis Arawinda, Rabu, 26 Oktober 2022.
"Diam merupakan pilihan yang rumit, sebab saya sadar bahwa diamnya saya selama ini malah justru menyebabkan kebingungan dan kesalahpahaman, serta berdampak buruk kepada orang-orang di sekitar saya. Termasuk di pekerjaan yang pernah melibatkan saya," tambahnya.
Usut punya usut, rupanya permintaan maaf Arawinda ini merujuk pada projek film yang melibatkan dirinya, kemungkinan merujuk film Like & Share karya Gina S Noer yang akan tayang dalam waktu dekat.
"Saya minta maaf apabila masalah dan rumor mengenai kehidupan pribadi saya telah menimbulkan dampak negatif secara langsung maupun tidak langsung kepada karya dan para pembuatnya. Karya-karya ini adalah kerja keras banyak orang, yang ditujukan untuk lebih banyak orang lagi, maka dari itu saya merasa ingin melakukan permintaan maaf secara terbuka. Faktanya, segala masalah dan rumor mengenai kehidupan pribadi saya timbul setelah saya selesai bekerja dengan mereka." tulis Arawinda.
Baca Juga: 3 Pemain Manchester United Jadi Ancaman untuk Sheriff Tiraspol, Bukan Cuma Cristiano Ronaldo
“Oleh karena itu juga, tolong berikan saya ruang untuk membenahi masalah pribadi ini secara privat. Terima kasih atas pengertiannya," tutup pernyataan terbuka Arawinda.
Amanda Zahra angkat suara
Amanda Zahra akhirnya mengetahui klarifikasi dari Arawinda setelah membacanya dari status warganet. Dirinya memang kerap di mention ketika Arawinda memposting sesuatu.
"saran aja untuk kakak amanda jangan sabar-sabar teruuuuus," komentar seorang netizen.
"bole ga si (boleh enggak sih)," balas Amanda Zahra.
Sementara itu ada salah seorang warganet yang bertanya kepada Amanda Zahra terkait permintaan maaf Arawinda Kirana. Menjawab pertanyaan tersebut, ia membongkar fakta mengejutkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Angkasa Pura: Penerbangan Umrah Dihentikan Imbas Perang di Timur Tengah
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
Terkini
-
Komposisi Paling Mewah, Tak Salah John Herdman Jadikan Lini Pertahanan Modal Utama Skuat Garuda
-
Praperadilan Tudingan Sumpah Palsu Direktur PT WKM, Ahli Sebut Ada Cacat Formil
-
Kontroversi Abu Janda di TV, Pengamat Media: Industri Televisi Terjebak Sensasionalisme
-
Cemburu, Pria di Batam Bunuh Pacar Lelakinya gegara Pelukan dengan Cowok Lain
-
Kerajinan Jogja Sukses Diekspor, Limbah Jadi Produk Bernilai Tinggi di Pasar Global
-
55 Ribu Guru Sudah Dilatih, Menteri Dikdasmen Umumkan Coding dan AI Akan Jadi Pelajaran Wajib
-
Pemburuan Terbesar Sejak 98: 700 Anak Muda Diproses Usai Demo Agustus 2025
-
Rekor MURI! 1.147 Driver Gojek Bersihkan 147 Masjid Serentak di 14 Kota saat Ramadan
-
Dulu Lokasi Perang Dunia II, Menhan Bakal Sulap Morotai Jadi Pusat Latihan Militer Kelas Dunia
-
5 Perbedaan Hampers dan Parcel yang Sering Tertukar, Simak Penjelasannya