Misalnya, dua bekas luka di tubuh Luffy yang menjadi penanda bahwa dia masih memiliki urusan yang belum selesai dengan Shanks dan Sakazuki.
Untuk Shanks, Luffy masih memiliki urusan yang belum selesai di mana dia akan mengembalikan topi jerami ikonik tersebut ketika dia kembali bertemu, ketika dia sudah menjadi kuat. Kemudian, momen tersebut juga menjadi bukti bahwa Luffy sudah “dewasa” dan sudah mewujudkan janjinya untuk menjadi seorang raja bajak laut. Bagaimana dengan bekas luka akibat Sakazuki?
Kemungkinan, Luffy akan membalas dendam atas kematian Ace suatu hari nanti. Terdapat teori bahwa Luffy akan membunuh Sakazuki akibat hal ini. Namun, ada juga yang berpendapat justru Sabo yang akan melakukannya. Karena, buah iblis Mera Mera milik Ace ada di tangan Sabo saat ini.
Tetapi, dia gagal untuk melakukannya dan hampir saja kehilangan nyawanya. Tetapi, Luffy berhasil mencegah hal tersebut terjadi karena dia tidak ingin kehilangan sosok penting lainnya.
Hal yang sama juga berlaku terhadap karakter lain, misalnya bekas luka di tubuh Zoro yang mungkin menjadi petunjuk bahwa pertarungan mereka akan kembali terjadi pada masa depan. Dan tentunya, salah satu yang dinantikan adalah pertarungan epik antara Shanks dan Blackbeard, yang mana Shanks nampak masih menaruh dendam besar terhadap sang Yonko.
Tidak Ada Bekas Luka Lainnya?
Selama dua dekade lebih berjalan, Luffy dan para karakter lainnya tentu sudah mengalami banyak pertarungan. Dan sudah pastinya mereka juga akan “mengoleksi” bekas luka dari pertarungan tersebut. Logikanya, jika kemudian mereka sudah sering bertarung menghadapi musuh, seharusnya ada banyak juga bekas luka yang mereka terima. Namun, mengapa kemudian hanya beberapa saja yang kemudian menjadi “ikonik”?
Hal sebaliknya justru terjadi, ketika urusan atau konflik diantara kedua karakter tidak berkelanjutan. Contohnya adalah Luffy terluka parah akibat pertarungan melawan Katakuri.
Tetapi, tidak ada bekas luka yang muncul. Artinya tidak ada lagi konflik diantara mereka berdua. Hal ini karena mereka berdua sama-sama menghargai satu sama lain sebagai sosok yang kuat, meskipun sama-sama saling mengalahkan.
Baca Juga: Pentingnya Literasi Bagi Anak dan Upaya Menghindari Hoax
Teori ini tentunya menarik jika kemudian benar. Kemudian, yang juga tidak kalah menarik adalah konsep ini kemungkinan terinspirasi dari cerita Rurouni Kenshin karya Nobuhiro Watsuki.
Pasalnya, Oda Sensei pernah bekerja sebagai asisten dari Watsuki Sensei dalam seri tersebut, yang mana kemudian beberapa elemen dari ceritanya dia aplikasikan dalam cerita One Piece, termasuk tentang luka.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Inilah Tampang Kiai di Pati yang Diduga Cabuli 50 Santri hingga Hamil
-
639 Ribu Pelamar Berebut 35.476 Formasi Kopdes Merah Putih
-
4 Cara Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan Tanpa Aplikasi, Simple Bisa Periksa Lewat HP
-
Mitsubishi Fuso Kenalkan Skema Sewa eCanter untuk Dukung Logistik Ramah Lingkungan
-
Perempuan Metropolitan: Menyusuri Rasa dalam Laki-Laki Beraroma Rempah
-
Persija Didesak Bangun Stadion Sendiri Buntut Sulit Jamu Persib di GBK
-
5 Rekomendasi Drakor Militer-Komedi, Terbaru The Legend of Kitchen Soldier
-
Toyota Veloz Hybrid vs Suzuki Ertiga: Irit BBM vs Servis Murah, Mana yang Relate buat Keluarga?
-
Didukung Andra Ramadhan, Zendhy Kusuma Kian Bersinar di Panggung Musik Indonesia
-
Diancam dan Dibekap, Pelajar di Tanah Datar Jadi Korban Kekerasan Seksual Paman Kandung