Depok.suara.com, Kasus pembunuhan seorang anak kelas VI SD yang hendak berangkat ke sekolah pada Senin (1/11/2022) pagi yang dilakukan oleh ayah kandungnya sendiri menghebohkan warga Jatijajar Kecamatan Tapos Depok.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa mengerikan terjadi setelah terdengar suara ribut seperti orang bertengkar yang terdengar dari dalam rumah, para warga setempat mengira itu hanya pertengkaran antara suami istri.
Namun, kehebohan terjadi saat warga setempat mencoba melihat kondisi yang terjadi, warga kaget setelah melihat anak dari yang punya rumah tersebut sudah bersimbah darah dan terdegar suara teriakan sang ibu makin histeris.
Salah seorang warga setempat Lydia menuturkan, awalnya warga mengangap suara ribut tersebut adalah hal yang biasa terjadi karena pertengakaran suami istri itu kerap terjadi. Selain itu, kata Lydia, pelaku juga diketahui suka berlaku kasar kepada istrinya sehingga warga menggapnya biasa,
“Sering terdengar cekcok berantem gitu. Cuma kita pikir tidak sampai akan kejadian seperti ini," katanya seperti dilansir laman instagram@depokhariini.
Menjelang subuh tadi pun, kata Lydia, terdengar suara cekcok lagi dari pasangan suami istri tersebut. Bahkan terdengar teriakan histeris,merasa ada yang tak beres, warga pun segera mengecek untuk memastikan apa yang terjadi
“Merasa ada yang tidak beres warga langsung datang, setelah dicek ke rumah tersebut ternyata anaknya yang pertama sudah meninggal. Untuk anaknya yang paling kecil sepertinya tidak apa-apa," tuturnya.
“Ternyata setelah dilihat, di dalam rumah terdapat satu anak yang ditemukan tak bernyawa. Selain itu ibu korban juga ditemukan terluka parah. “Iya anaknya meninggal, ibunya katanya sekarat," sambungnya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Depok AKBP Yogen Heroes Baruno mengatakan kasusnya sedang ditangani pihaknya. Korban diduga dilukai menggunakan senjata tajam.
“Luka karena senjata tajam, parang,”ujar Yogen
Berdasarkan keterangan dari para saksi kata Yogen, pasangan suami istri tersebut memang kerap terlibat cekcok. Namun mengenai pemicu cekcok belum diketahui.
“Keterangan memang sering mendengar cekcok namun kita pastikan dulu ke saksi, jadi kami belum bisa pastikan itu,” katanya.
Berita Terkait
-
Telak! Ibu Yosua Balas Kuat Maruf di Sidang: Minta Maaf Jangan Cuma di Bibir Seperti Ferdy Sambo dan Putri
-
Soroti Kasus Ferdy Sambo, Hotman Paris Sebut Ada Tiga Unsur Syarat Mutlak Agar Suatu Pembunuhan Berencana Terbukti
-
Ricky Rizal Minta Maaf Ke Orang Tua Brigadir Yosua: Maaf Atas Kebodohan Dan Ketidaktahuan Saya
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Redmi Watch 6 Meluncur di Pasar Global: Harga Sejutaan, Baterai Tahan Lama
-
Semudah Merawat Avanza, Toyota Etios Valco sama Daihatsu Sirion Mending Mana?
-
5 Fakta Senggol Berujung Maut di Cengkareng, Pegawai Toko Roti Tewas Dibacok
-
Link Live Streaming Arsenal vs Atletico Madrid: Rebut Tiket Final, The Gunners!
-
7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
-
Izin Makan Jadi Celah, Bagaimana Anggota TNI AD Kabur Saat Diperiksa Kasus Kekerasan Seksual Anak?
-
18.000 Liter Minyakita Oplosan Disita di Bengkulu, Pakai Minyak Curah dan Kemasan Diubah
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto
-
Bukan Oplosan, Ini Modus 'Halus' Penjualan BBM Subsidi di Kalbar yang Terungkap
-
Pelarian Berakhir! Kaur Keuangan Desa Petir Ditangkap Usai 7 Bulan Sembunyi Akibat Korupsi Rp1 M