Depok.suara.com, KC seorang siswa Sekolah Dasar ditemukan tewas sementara ibunya NI mengalami kritis ditemukan di Rumahnya di Cluster Pondok RW 08 Kelurahan Jatijajar, Kecamatan Tapos, Depok.
Berdasarkan informasi yang dihimpun sebelum kejadian pelaku pembunuhan tersebut yang merupakan ayah kandung dari korban sempat berntengkar dengan istrinya NI. Namun saat bertengkar anak korban yang tewas berusaha melerai namun malah dipukuli hingga dibacok oleh pelaku menggunakan parang.
Anak korban NI tewas masih mengenakan seragam sekolah. Anehnya lagi membunuh pelaku sempat minum kopi diteras rumahnua sementara parang yang digunakan diletakan di pagar rumah.
Kejadian ini terungkap saat seorang saksi yaitu Septi, adik kandung pelaku mendatangi Edi Kusnadi, Ketua RT 03 RW 08. Saksi memberitahukan bahwa ada peristiwa pembunuhan di tempat saudaranya.
Ketua RT 03/RW 08 kemudian mengecek lokasi dan menemukan dua korban bersimbah darah di ruang tamu Kejadian langsung dilaporkan ke polisi di Pospol Jatijajar.
Di lokasi sama, Lidya, tetangga korban mengatakan di rumah tersebut memang kerap terdengar ribut-ribut antar suami istri.
"Sering, sering banget berantem. Cuma kita pikir nggak akan sampai seperti ini," katanya.
Subuh tadi pun terdengar ribut-ribut lagi dari rumah tersebut. Diduga, terdengar suara histeris dari dalam rumah tersebut.
“Kita udah tahu ada yang nggak beres, pas kita cek ternyata anaknya yang pertama sudah meninggal. Kalau anaknya yang paling kecil kayanya nggak apa-apa," ujarnya.
Baca Juga: 8 Fakta Kasus Ayah Bunuh Anak di Depok Hingga Dipecat dari Pegawai Pemkab Bogor
“Iya anaknya meninggal, ibunya katanya kritis mendapatkan perawatan di salah satu Rumah Sakit," tambahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Tagih Pesangon dan THR, Eks Karyawan PT Sritex Upacara Bendera di Depan Pabrik
-
Tawa dan Harapan di Balik Tembok Tinggi: Potret Kemeriahan HUT ke-81 RI di Lapas Salemba
-
Replika Gajah Raksasa Semarakkan Karnaval HUT ke-81 RI di Kota Banjar
-
Buku Gramedia Diskon 25 Persen Pakai BRI, Ini Syaratnya
-
IHSG Bisa Kembali Terbang Besok, Saham-saham Ini Bisa Dilirik
-
Unjuk Rasa hingga Saling Dorong,Mahasiswa Papua Sebut Kolonialisme Masih Tumbuh
-
Sultan Syarif Kasim II 'sang Donatur' Sumbang Rp1 Triliun untuk Kemerdekaan Indonesia
-
Harga Minyak Stabil, Pemerintah Janji Neraca Perdagangan Tak Tekor pada Juli
-
Program MBG di Sumsel Sudah Jangkau 2 Juta Penerima, Lalu Mengapa 10 Dapur Masih Disuspensi?
-
Di Balik Kemeriahan Lomba 17-an, Napas Ekonomi Akar Rumput yang Menjaga Dapur Tetap Ngebul