Depok.suara.com - Seorang pemilik toko menangis tersedu-sedu karena menyesal tidak bisa menyelamatkan lebih banyak nyawa anak muda dari tragedi Itaewon
Beberapa hari telah berlalu sejak tragedi Itaewon, dan Korea Selatan masih berduka atas semua nyawa anak-anak muda yang telah hilang pada malam yang mengerikan itu. Banyak yang bergabung dalam masa berkabung nasional dan berduka cita atas semua nyawa yang hilang.
Sehari setelah kejadian, seorang pemilik toko yang membukakan pintu tokonya agar para korban dapat melarikan diri dari kerumunan yang berdesak-desakan, muncul di gang sempit dengan sepiring makanan dan lilin untuk berduka bagi para korban.
Dia meletakkan tikar dan meletakkan piring makanan di mana kecelakaan memilukan terjadi, menyalakan lilin, dan memanjatkan doa untuk almarhum. Pada saat itu, seorang polisi datang untuk mencegah pria tua itu untuk berada di lokasi kecelakaan.
Tetapi pemilik restoran tua itu memprotes, dengan mengatakan, "Jangan lakukan ini. Setidaknya Anda harus membiarkan saya melakukan ini."
Ia melanjutkan menjelaskan, "Di sinilah kecelakaan itu terjadi, setidaknya aku harus menawarkan makanan kepada anak-anak sebelum mereka lewat. Tolong jangan lakukan ini. Tolong tinggalkan."
Setelah sedikit perjuangan, lebih banyak polisi datang untuk membatasi pria itu. Pada akhirnya, pria itu jatuh, meratap dan menangis dalam kesedihan untuk semua kehidupan muda yang hilang di depan matanya. Polisi tidak lagi membatasi pria itu tetapi terlihat menangis bersamanya.
Banyak yang menangis bersama pria tua itu karena mereka juga merasa sedih karena malam yang tragis. Netizen Korea berkomentar:
"Pria tua itu hanya ingin menawarkan makanan untuk semua orang muda yang kehilangan nyawa mereka, dan dia juga menyelamatkan begitu banyak orang dengan mengizinkan orang masuk ke tokonya. Saya tidak bisa berhenti menangis,"
"Air mata saya jatuh. Sebagai orang tua, ini menyakitkan hati saya juga; saya harap semua anak muda yang seperti anak-anak kita beristirahat dengan tenang, "
"Saya hanya memutar video tanpa berpikir sekarang, saya menangis begitu keras di kereta. Pemilik toko sangat ramah, dan saya sangat sedih untuk semua nyawa yang hilang,"
"Lebih sedih melihat pria tua dan polisi menangis bersama."***
Sumber: Allkpop
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
-
50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
Terkini
-
3 Tablet dengan Stylus Pen dan Keyboard Termurah untuk Produktivitas Tinggi
-
Bank Danamon Proyeksikan Simpanan Valas Naik hingga 60 Persen, Ini Pendorong Utamanya
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
-
Menjinakkan Bom Waktu di TPA Bakung: Benteng Air dan Larangan Rokok demi Halau Api
-
Mencinta Hingga Terluka: Mengelola Luka, Membebaskan Diri
-
Sulit Dievakuasi, Bom Pesawat Raksasa di Blitar Masih Terkubur di Dasar Sungai Lahar
-
Apple Siapkan iPhone Air 2: 4 Kelebihan dari Pendahulunya, Benarkah Jadi Jawaban Kritik Pengguna?
-
Amerika Serikat Gugur, Christian Pulisic Soroti Klinisnya Lini Depan Belgia
-
Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
-
Daftar HP Infinix Harga Rp1-2 Juta per Juli 2026: Mana Pilihan Terbaik?