Depok.suara.com - Konser NCT 127 di Jakarta berhenti di tengah jalan karena para penggemar saling mendorong dan ada yang pingsan.
Menyusul berita surat ancaman bom yang menargetkan venue konser, NCT 127 menggelar konser dua hari pertama mereka di Indonesia; dikabarkan bahwa konser yang berlangsung pada 4 November dibatalkan di tengah jalan karena masalah lain.
Seperti diketahui media lokal di Indonesia melaporkan pada tanggal 4 November ada surat ancaman bom yang menargetkan gedung konser di Jakarta, tempat NCT 127 menggelar konser mereka. Namun bom tidak ditemukan saat polisi menggeledah gedung konser dengan anjing pendeteksi, dan konser digelar sesuai jadwal. Polda Metro Jaya sendiri menyatakan akan meningkatkan pengamanan pada hari konser sebagai persiapan.
Namun, pada hari pertunjukan pada tanggal 4 November, konser tersebut harus dihentikan di tengah jalan karena sekelompok penggemar saling mendorong dan pingsan.
Masalah muncul di bagian penonton yang berdiri saat konser, di mana penggemar berdiri karena tidak diberikan kursi tertentu. Sekelompok penggemar mulai mendorong ke depan, menyebabkan penggemar lain terhimpit. Hal ini menyebabkan sekitar 30 orang pingsan, dan konser dihentikan di tengah jalan.
Netizen Korea juga menyuarakan keprihatinan mereka dan mengatakan,
"Inilah mengapa memberikan kursi berdiri itu buruk,"
"Saya mendengar 30 orang dikeluarkan karena mereka pingsan, Ini sangat menakutkan. Saya khawatir dengan orang-orang di sana."
"Saya khawatir tentang para anggota. Belum lama sejak tragedi Itaewon... Saya berharap mereka tidak memiliki area berdiri mulai sekarang,"
Baca Juga: Konser BLACKPINK Dianggap 'Berantakan', Banyak Penggemar yang Kecewa
"Saya pikir karena insiden Halloween tetapi mereka juga membuat insiden Halloween baru??? Yang benar saja"
"Setidaknya mereka menghentikan konser agar orang tidak terlalu terluka,"
"Selain itu, ada ancaman bom,"
"Semoga semua selamat."
Sumber: Allkpop
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus
-
Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik
-
PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur
-
Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai
-
Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda
-
Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati
-
6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
-
Indonesia Dikelilingi Api: 107 Ribu Hektare Terbakar, Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan?
-
Membongkar Dosa Besar Para Anak Rantau Lewat Lagu Sesi Potret
-
1.400 Pekerja Sumsel Kena PHK, Mayoritas Tanpa Perselisihan, Ada Apa?