Depok.suara.com - Raja Charles III diduga 'mengancam' Pangeran Harry dan Meghan Markle agar tidak menyerang keluarga kerajaan dalam proyek Netflix mendatang mereka atau mereka berisiko kehilangan gelar mereka, klaim seorang pakar kerajaan.
Pangeran Harry dan Meghan Markle mengundurkan diri dari peran senior kerajaan mereka pada tahun 2020, kemudian pindah dan tinggal di California, Amerika Serikat. Keduanya duduk bersama dengan banyak wawancara eksplosif untuk mengungkapkan keluhan mereka dengan para bangsawan, dan pakar kerajaan Tom Bower mengatakan bahwa Charles sebagai raja yang baru mungkin tidak akan mentolerir pasangan itu lebih banyak.
Dalam wawancaranya dengan Mirror UK, Bower berbagi pendapatnya bahwa jika proyek Harry dan Meghan yang akan datang, termasuk memoar Harry dan dokumen Netflix pasangan itu ternyata menyerang keluarga kerajaan, Charles mungkin tidak hanya mencabut gelar mereka tetapi juga sekaligus mencabut gelar anak-anak mereka Archie dan Lilibet.
Bower berkata, "Dia (Raja Charles) telah membuat berbagai ancaman kepada Meghan dan Harry dan memperingatkan bahwa jika mereka melanjutkan rencana mereka, mereka akan dikucilkan dengan cara yang tidak dapat mereka percayai. Jadi, mereka khawatir."
Dia menambahkan, "Pertama-tama, saya tidak berpikir anak-anak mereka akan mendapatkan gelar jika mereka melanjutkan dan memfitnah Keluarga Kerajaan. Tetapi mereka juga harus mempertimbangkan gelar mereka sendiri, Duke dan Duchess of Sussex, dapat diambil oleh Charles jika mereka berperilaku buruk."
"Itu adalah sesuatu yang Meghan dan Harry sangat khawatirkan karena bagaimanapun, meskipun dia "menuangkan kotoran" pada keluarga kerajaan sepanjang waktu, setiap kali dia memperkenalkan dirinya, dia berkata: 'Saya Meghan, Duchess Of Sussex,'" Bower menambahkan.***
Sumber: www.geo.tv
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Viral! Ditanya Cita-cita, Bupati Cianjur: Cepat Meninggal Masuk Surga, Lieur di Dunia
-
Cedera Tak Kunjung Sembuh, Bek Borussia Dortmund Pilih Langkah Mengejutkan
-
35 Kode Redeem FC Mobile Aktif 7 Mei 2026, Klaim Star Shards dan Pemain OVR Tinggi
-
Laga Hidup Mati Kontra Adhyaksa FC, Rahmad Darwan 'Bakar' Semangat Pemain Persipura
-
Alih Fungsi Kali Ciputat Jadi Bintaro Xchange Mall Diduga Cacat Hukum dan Salah Gunakan Wewenang
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
-
Update Jalur Tambang Parungpanjang, Sekda Bogor Ungkap Proses Appraisal dan Skema Hibah Lahan
-
Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action
-
Film Method Acting Tayang di Indonesia, Intip Sinopsis Perjuangan Lee Dong Hwi Jadi Aktor Serius