/
Rabu, 09 November 2022 | 10:32 WIB
Potret Kepala Bidang Angkutan yang sekaligus menjabat sebagai pelaksana tugas (Plt) Bimkestib Dinas Perhubungan Kota Depok Muhammad Yunan Lubis saat terjun langsung dalam kegiatan operasi penertiban (Depok/ep)

Depok.suara.com, Guna menertibkan Angkutan Kota (Angkot) di Kota Depok yang bermasalah, Dinas Perhubungan gencarkan operasi penertiban disejumlah wilayah. 

Kepala Bidang Angkutan yang sekaligus menjabat sebagai pelaksana tugas (Plt) Bimkestib Dinas Perhubungan Kota Depok Muhammad Yunan Lubis mengatakan, operasi penertiban Angkot yang dilakukan ini bertujuan untuk memberikan pembinaan kepada para sopir dan pengusaha agar tertib administrasi. 

"Dalam operasi kali ini memang kami lebih mengedepankan langkah pembinaan bukan penindakan," ujar Yunan dikantornya. 

Lebih lanjut Yunan mengatakan, dari hasil operasi penertiban selama dua hari sejak tanggal 7-8 November kemarin, pihaknya berhasil menjaring puluhan angkot yang kelengkapan administrasinya bermasalah. 

Rata-rata, kata Yunan, STUK (Surat Tanda uji Kendaraan) atau KIR dan KP (Kartu Pengawasan) atau Ijin Trayek mereka sudah tidak berlaku alias belum diperpanjang. 

"Untuk sementara, mereka kita berikan surat peringatan atau teguran untuk segera mengurus kelengkapan administrasi dengan membuat pernyataan," katanya. 

"Dalam pernyataan tersebut juga diberikan tenggang waktu, jika masih belum diurus atau peringatan tidak diindahkan maka akan ditindak tegas," sambungnya. 

Sangsi tegas disini, kata Yunan, kami akan membekukan ijin trayek dari angkot tersebut dan jika dalam pembekuan tersebut masih tidak diindahkan maka akan ada pencabutan. 

"Jika surat peringatan tidak diindahkan maka akan akan diberlakukan pembekuan atau bahkan pencabutan ijin trayek," tegasnya. 
 
Selain itu, operasi penertiban ini masih terus akan dilakukan, namun ketika ditanya bakal titik pelaksanaannya dimana saja, Yunan tidak menyebut secara rinci 

Baca Juga: Sesumbar Mau Nikah Tahun Depan, Keluarga Tak Tahu Dewi Perssik Punya Hubungan Spesial dengan Rian Ibram

"Intinya operasi ini masih terus dilakukan, masa lokasinya dikasih tau, kalau dikasih tau bukan operasi dong namanya," tandasnya. 

Load More