Depok.suara.com, Guna menertibkan Angkutan Kota (Angkot) di Kota Depok yang bermasalah, Dinas Perhubungan gencarkan operasi penertiban disejumlah wilayah.
Kepala Bidang Angkutan yang sekaligus menjabat sebagai pelaksana tugas (Plt) Bimkestib Dinas Perhubungan Kota Depok Muhammad Yunan Lubis mengatakan, operasi penertiban Angkot yang dilakukan ini bertujuan untuk memberikan pembinaan kepada para sopir dan pengusaha agar tertib administrasi.
"Dalam operasi kali ini memang kami lebih mengedepankan langkah pembinaan bukan penindakan," ujar Yunan dikantornya.
Lebih lanjut Yunan mengatakan, dari hasil operasi penertiban selama dua hari sejak tanggal 7-8 November kemarin, pihaknya berhasil menjaring puluhan angkot yang kelengkapan administrasinya bermasalah.
Rata-rata, kata Yunan, STUK (Surat Tanda uji Kendaraan) atau KIR dan KP (Kartu Pengawasan) atau Ijin Trayek mereka sudah tidak berlaku alias belum diperpanjang.
"Untuk sementara, mereka kita berikan surat peringatan atau teguran untuk segera mengurus kelengkapan administrasi dengan membuat pernyataan," katanya.
"Dalam pernyataan tersebut juga diberikan tenggang waktu, jika masih belum diurus atau peringatan tidak diindahkan maka akan ditindak tegas," sambungnya.
Sangsi tegas disini, kata Yunan, kami akan membekukan ijin trayek dari angkot tersebut dan jika dalam pembekuan tersebut masih tidak diindahkan maka akan ada pencabutan.
"Jika surat peringatan tidak diindahkan maka akan akan diberlakukan pembekuan atau bahkan pencabutan ijin trayek," tegasnya.
Selain itu, operasi penertiban ini masih terus akan dilakukan, namun ketika ditanya bakal titik pelaksanaannya dimana saja, Yunan tidak menyebut secara rinci
"Intinya operasi ini masih terus dilakukan, masa lokasinya dikasih tau, kalau dikasih tau bukan operasi dong namanya," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling 'Skena' di Jakarta, Nomor 4 Lagi Banyak Diburu Kolektor
-
5 Alasan Tren 'Slow Living Run' Kini Bikin Banyak Orang Lebih Suka Lari Santai di Taman Kota
-
HKBP Pastikan UHN Terus Bertransformasi, Tetap Jadi Kampus Inklusif untuk Semua
-
Long Weekend ke Singkawang, Ada Festival Dayak Naik Dango, Kuliner dan 80 Stan UMKM
-
Dunia Sedang Bergejolak, Xi Jinping dan Donald Trump Gelar Pertemuan Rahasia di Beijing!
-
Saat Perempuan Punya Penghasilan Sendiri, Risiko Kekerasan Disebut Bisa Berkurang
-
Long Weekend Dimanfaatkan Warga Palembang untuk Borong Emas saat Harga Turun Rp20 Ribu
-
Gubernur Khofifah Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026 di Grahadi
-
Kisah Douglas Santos Tolak Naturalisasi Rusia, Target Timnas Brasil Juara Piala Dunia 2026
-
Proses DNA Ungkap 11 Identitas Korban Bus ALS di Muratara, 3 Jenazah Masih Misterius