Depok.suara.com, Tetua Kampung Pondokcina meminta kepada Pemkot Depok untuk mengevaluasi rencana pembangunan Masjid Jami Al Quddus yang rencananya akan dibangun di Jalan Margonda.
Djaja Kasaliwaga salah satu tetua Kampung Pondokcina kepada wartawan mengatakan bahwa rakyat bukan tidak setuju walikota ingin bangun Masjid di Margonda
"Tapi dengan cara yang terhormat dong jangan seenaknya merampas asset Pondokcina salah satunya bangunan SDN Pondokcina 1,"katanya.
Dampak masalah ini menyebabkan ratusan siswa sudah dua minggu tidak mendapatkan Kegiatan Belajar Mengajar karena adanya rencana relokasi sekolah tersebut.
Dia menambahkan membangun Masjid di Margonda jangan memaksakan jika tidak mampu beli tanahnya.
"Kan bisa cari tanah murah di Depok, atau bangun diatas lapangan Balaikota nggak perlu beli tanah," katanya.
SD Pondokcina 1, tanahnya yang beliin alm H. Jahja Nuih, bukan Pemerintah.Tapi Pemerintah mau menghilangkan asset Pondokcina bukan menambah fasilitas Pendidikan namun malah menghilangkan.
"Kalau menginginkan bangun Masjid di jalan Margonda nggak ada yang larang, tapi beli sendiri tanahnya, bukan merampas dengan kekuasaan,"katanya.
Mewujudkan janji kampanye mendirikan gedung SMP bukan dengan cara merampas asset Pondokcina yang sudah ada, beli tanah dan bangunan
Baca Juga: Meski Megawati-SBY Duduk Satu Meja di G20, Analis Lihat Keduanya Belum Bisa Dianggap Akur
"Kalau janji SD akan dibeliin tanah dan dibangun kemudian, saya tidak setuju, janji tinggal janji dan kalau sudah tidak jadi walikota bisa tidak terwujud janjinya," katanya.
Sementara itu Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta ada musyawarah untuk memastikan alih fungsi SDN 1 Pondok Cina jadi masjid telah diterima semua pihak yang terkait.
"Jadi jika lahan memang belum clean and clear untuk alih fungsi, supaya dimusyawarahkan terlebih dulu sebaik mungkin sampai semua pihak menerima," katanya.
RK juga menjelaskan bahwa rencana pembangunan masjid di Jalan Margonda yang akan mengambil lahan SDN 01 Pondok Cina tersebut berasal dari inisiatif Pemkot Depok.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Film Live Action Blue Lock Umumkan Raizo Ishikawa sebagai Jingo Raichi
-
KPK Sampai Kejar-kejaran, Terungkap Nego Suap Sengketa Lahan di PN Depok dari Rp1 M Jadi Rp850 Juta
-
Pandji Pragiwaksono: Wapres Gibran Contoh yang Benar dalam Menanggapi Jokes
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok Terkait Dugaan Suap
-
Swing Kencang, Sinyal Ngebut: Telkomsel x Topgolf Hadirkan Paket Golf + Internet
-
Tren Warna Eksterior 2026: Dari Hijau Sage hingga Mocca, Mana yang Paling Cocok untuk Gaya Rumahmu?
-
Ulasan Film Dead Poets Society: Robin Williams Ubah Pemikiran Siswa Lewat Puisi
-
Daftar Pemain Moving Season 2 Terungkap, Ada Wajah Baru dengan Nama Besar
-
Penampakan Isi Tas Ransel Hitam Berisi Rp850 Juta, Bukti Suap Sengketa Lahan di PN Depok
-
Menyelinap ke Pikiran Ayah