Tanpa mereka sadari, sebenarnya keputusan untuk tidak menghancurkan buku-buku itu justru menjadi bumerang bagi mereka sendiri. Hal ini bisa kita lihat dari fakta yang terungkap di chapter 1066 kemarin.
Dalam chapter tersebut, kita melihat kelanjutan peristiwa Ohara yang baru Oda hadirkan, di mana ternyata dua bulan pasca kejadian tersebut para raksasa memutuskan untuk menyelamatkan buku-buku itu.
Karena merasa World Government tidak peduli akan hal itu, para raksasa yang dipimpin oleh Saul kemudian membawanya ke pulau Elbaf. Ada beberapa kemungkinan yang terjadi terkait hal ini.
Pertama, para raksasa benar-benar menyimpan semua buku-buku tersebut di Elbaf. Kedua, mereka hanya menyimpan buku-buku yang dianggap penting atau mampu memberikan ancaman bagi World Government.
Sisa dari buku-buku pengetahuan lainnya kemudian disebarkan dan disimpan di perpustakaan lainnya yang ada di dunia One Piece. Inilah yang mungkin jadi alasan mengapa Nami menemukan salah satu buku peninggalan Ohara yaitu “Brag Men” di arc sebelumnya. Selain itu, ini juga menjadi sumber kecerdasan dari ilmuwan Vegapunk seperti yang terungkap di chapter 1066.
Dalam chapternya Vegapunk mengatakan bahwa dia membaca semua buku yang ada di Elbaf. Karena itu, dia mampu menjadi sosok ilmuwan paling cerdas di dunia, menciptakan berbagai teknologi canggih yang faktanya dia hanya menirukan apa yang sudah ada berabad-abad yang lalu. Vegapunk mengaku bahwa dia mengingat semua hal yang terjadi pada masa lalu di otaknya.
Inilah alasan mengapa keputusan World Government untuk tidak menghancurkan buku-buku tersebut justru menjadi bumerang bagi mereka. Karena, faktanya isi dari buku-buku itu memberikan informasi penting yang kemudian bisa diakses siapa saja. Orang-orang yang membaca buku tersebut mungkin tidak akan tahu rahasia sebenarnya pada masa lalu.
Tetapi, mereka bisa mendapatkan gambaran mengenai apa yang terjadi pada masa lalu dan mungkin petunjuk yang mengarah pada World Government sebagai otak dibalik abad kekosongan.
Baca Juga: Geger Penemuan Mayat Dihinggapi Belatung dalam Kamar di Pekanbaru
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Rudy Mas'ud Dinilai Tak Paham Hukum, Klaim Punya Hak Prerogatif Seperti Presiden
-
5 Cleanser Kolagen Korea agar Wajah Tidak Kusam dan Tetap Elastis
-
Syifa Hadju Anak Siapa? Ayah Kandung Dikabarkan Siap Jadi Wali Nikah
-
Dituding Bohongi Publik, Ria Ricis Disentil Soal Operasi Hidung Berkedok Sinus
-
Kasus Korupsi Haji: Bos Travel asal Pekanbaru Mangkir dari Panggilan KPK
-
Honda Menyerah dan Putuskan Stop Penjualan Mobil Baru
-
5 Sepeda dan Skuter Listrik Cocok untuk Dibawa Naik KRL, Harga Ramah Gaji UMR
-
Warga Banten Pemilik Mobil Listrik Bebas Pajak, Ini Penjelasan Wagub Dimyati
-
Ada Mckenna Grace, Netflix Bagikan First Look Serial Scooby-Doo: Origins
-
Rudy Mas'ud soal Adik Kandungnya Jadi Tim Ahli Gubernur: Itu Hak Prerogatif