Otomotif / Mobil
Sabtu, 25 April 2026 | 16:01 WIB
Honda CR-V e:FCEV. (Honda Global)
Baca 10 detik
  • Honda Motor Co Ltd akan menghentikan seluruh penjualan mobil baru di Korea Selatan mulai akhir tahun 2026.
  • Keputusan diambil akibat performa pasar yang menurun tajam sejak 2004 serta perubahan strategi menuju pengembangan elektrifikasi global.
  • Perusahaan tetap menjamin layanan purna jual bagi pemilik mobil Honda serta akan memperkuat lini bisnis sepeda motor.

Suara.com - Honda Motor Co Ltd secara mengejutkan memutuskan untuk menghentikan seluruh aktivitas penjualan mobil baru di Korea Selatan pada akhir 2026. 

Langkah drastis ini diambil sebagai bentuk evaluasi atas memburuknya performa pasar serta pergeseran strategi global perusahaan yang kini lebih fokus pada pengembangan kendaraan listrik.

Melansir JapanToday, keputusan ini menandai berakhirnya perjalanan panjang Honda di Negeri Ginseng setelah lebih dari dua dekade bertahan. Meski penjualan unit baru akan ditiadakan melalui Honda Korea Co Ltd, perusahaan memberikan jaminan bahwa layanan purna jual tetap tersedia bagi konsumen. 

Namun para pemilik mobil Honda tetap bisa menikmati layanan purna jual seperti fasilitas servis, perawatan berkala, hingga pasokan suku cadang dipastikan akan tetap berjalan normal untuk melayani unit yang sudah beredar.

Sejarah mencatat Honda mulai menapakkan kaki di pasar Korea Selatan sejak 2004. Masa kejayaan mereka terjadi pada 2008 dengan angka penjualan yang sempat menyentuh 12 ribu unit dalam setahun. 

Namun situasi berbalik arah dalam beberapa tahun terakhir hingga performanya menurun tajam. Pada 2025 penjualan meluncur bebas hingga hanya menyentuh angka sekitar 2.000 unit saja. 

Tekanan hebat dari raksasa lokal seperti Hyundai Motor Company membuat ruang gerak pabrikan asal Jepang ini semakin sempit di pasar domestik Korea.

Selama ini Honda mengandalkan model impor populer seperti sedan Accord dan Honda CR-V untuk menarik minat konsumen di sana. Dengan adanya kebijakan baru ini, model-model ikonik tersebut tidak akan lagi tersedia dalam kondisi unit baru di diler resmi mulai tahun 2027.

Meski divisi roda empat gulung tikar, Honda tidak benar-benar angkat kaki dari Korea Selatan. Perusahaan justru akan mempertahankan dan memperkuat lini bisnis sepeda motor yang dianggap masih memiliki potensi pertumbuhan menjanjikan.

Baca Juga: 5 Motor Matic Anti Ngebut Cocok untuk Hadiah Anak yang Keterima PTN

Strategi ini menunjukkan bahwa Honda lebih memilih untuk mengalihkan sumber daya mereka guna fokus pada sektor bisnis yang lebih potensial serta percepatan teknologi elektrifikasi secara global.

Load More