- Honda Motor Co Ltd akan menghentikan seluruh penjualan mobil baru di Korea Selatan mulai akhir tahun 2026.
- Keputusan diambil akibat performa pasar yang menurun tajam sejak 2004 serta perubahan strategi menuju pengembangan elektrifikasi global.
- Perusahaan tetap menjamin layanan purna jual bagi pemilik mobil Honda serta akan memperkuat lini bisnis sepeda motor.
Suara.com - Honda Motor Co Ltd secara mengejutkan memutuskan untuk menghentikan seluruh aktivitas penjualan mobil baru di Korea Selatan pada akhir 2026.
Langkah drastis ini diambil sebagai bentuk evaluasi atas memburuknya performa pasar serta pergeseran strategi global perusahaan yang kini lebih fokus pada pengembangan kendaraan listrik.
Melansir JapanToday, keputusan ini menandai berakhirnya perjalanan panjang Honda di Negeri Ginseng setelah lebih dari dua dekade bertahan. Meski penjualan unit baru akan ditiadakan melalui Honda Korea Co Ltd, perusahaan memberikan jaminan bahwa layanan purna jual tetap tersedia bagi konsumen.
Namun para pemilik mobil Honda tetap bisa menikmati layanan purna jual seperti fasilitas servis, perawatan berkala, hingga pasokan suku cadang dipastikan akan tetap berjalan normal untuk melayani unit yang sudah beredar.
Sejarah mencatat Honda mulai menapakkan kaki di pasar Korea Selatan sejak 2004. Masa kejayaan mereka terjadi pada 2008 dengan angka penjualan yang sempat menyentuh 12 ribu unit dalam setahun.
Namun situasi berbalik arah dalam beberapa tahun terakhir hingga performanya menurun tajam. Pada 2025 penjualan meluncur bebas hingga hanya menyentuh angka sekitar 2.000 unit saja.
Tekanan hebat dari raksasa lokal seperti Hyundai Motor Company membuat ruang gerak pabrikan asal Jepang ini semakin sempit di pasar domestik Korea.
Selama ini Honda mengandalkan model impor populer seperti sedan Accord dan Honda CR-V untuk menarik minat konsumen di sana. Dengan adanya kebijakan baru ini, model-model ikonik tersebut tidak akan lagi tersedia dalam kondisi unit baru di diler resmi mulai tahun 2027.
Meski divisi roda empat gulung tikar, Honda tidak benar-benar angkat kaki dari Korea Selatan. Perusahaan justru akan mempertahankan dan memperkuat lini bisnis sepeda motor yang dianggap masih memiliki potensi pertumbuhan menjanjikan.
Baca Juga: 5 Motor Matic Anti Ngebut Cocok untuk Hadiah Anak yang Keterima PTN
Strategi ini menunjukkan bahwa Honda lebih memilih untuk mengalihkan sumber daya mereka guna fokus pada sektor bisnis yang lebih potensial serta percepatan teknologi elektrifikasi secara global.
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Honda Vario 160 Teranyar Dikabarkan Meluncur Akhir Bulan Ini, Tampang Lebih Agresif
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Musuh Tak Terlihat di Sirkuit Estoril: Cara Pebalap Indonesia Kiandra Taklukkan Angin Ekstrem Moto3
-
Belajar dari Kasus Recall Honda: Bagaimana Karat Subframe Menghancurkan Geometri Kaki-kaki Mobil?
-
5 Pilihan Mobil Hybrid Favorit di Indonesia di Kala Harga Pertamax Meroket, Kenali Jenis Penyakitnya
-
Mitsubishi Eclipse Bangkit dari Kubur, Kini Bawa 'Jantung' Elektrik
-
Nissan Leaf Bekas Harganya Tinggal Segini, Mending Mana dari Mobil Listrik Murah China?
-
TAFS Bungkam saat OJK Soroti Dugaan Kekerasan Matel Hingga Ancam Sanksi Administratif
-
Siasati Kenaikan Pertamax, 5 Motor Tangguh yang Iritnya Di Luar Nalar Manusia untuk Harian
-
Pebalap Muda Indonesia Muhammad Kiandra Ramadhipa Kejar Kemenangan di Moto3 Portugal
-
Pesona Penantang Honda GL Pro dari Kawasaki, Hadir dengan Fitur Terkini
-
Daftar Merek Mobil Terlaris Mei 2026, BYD Mulai Tergeser Dengan Merek China Lain