Pesta sepakbola terbesar di jagad raya tengah berlangsung di Qatar. Ada 32 tim yang berkompetisi memperebutkan gelar sebagai tim terbaik di dunia.
Ini juga menjadi catatan sejarah baru bagi Qatar sebagai tuan rumah karena untuk pertama kalinya Piala Dunia digelar di negara Timur Tengah. Namun, tonggak sejarah itu juga ikut menjadikan turnamen empat tahunan kali ini penuh kontroversi, mulai dari isu LGBT hingga penonton bayaran.
Berikut adalah 5 kontroversi pada Piala Dunia 2022 di Qatar yang dikecam Eropa:
1. Isu LGBTIQ dan ancaman sanksi dari FIFA
Menurut aturan di Qatar, LGBTIQ (Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender atau Transseksual, Queer atau Questioning) dan seks di luar nikah dianggap sebagai sebuah kejahatan yang bisa mendapat hukuman pidana. Aturan ini menjadi perhatian serius bagi sejumlah penggemar sepak bola dunia, terutama di Eropa, yang lantang menyuarakan hak-hak kelompok LGBTIQ
Bahkan, sebagian dari mereka mengaku urung datang langsung ke Qatar untuk menyaksikan Piala Dunia 2022 karena merasa tidak aman. Selain itu, Timnas negara-negara Eropa yang sebelumnya berencana mengenakan armband berlogo 'OneLove' pun mengurungkan niatnya.
Mengenakan armband dengan logo 'OneLove' selama turnamen merupakan bentuk dukungan atau simbol solidaritas para pemain terhadap hak-hak LGBTIQ. Namun, penggunaan armband OneLove di Piala Dunia 2022 Qatar dilarang dan jika dilanggar akan mendapat peringatan dan hukuman dari FIFA.
2. Larangan penjualan bir di stadion
Hanya selang dua hari sebelum pembukaan Piala Dunia pada Minggu (20/11/2022), Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) mengumumkan larangan penjualan minuman beralkohol di semua stadion. Pengumuman tersebut dikeluarkan FIFA setelah berdiskusi dengan Qatar selaku tuan rumah yang memiliki aturan ketat terkait alkohol.
Baca Juga: Panduan Tata Cara Sholat Hajat untuk Jodoh Beserta Bacaan Doa
Sebelumnya, Budweiser, salah satu sponsor utama Piala Dunia, memiliki hak eksklusif untuk melakukan penjualan produk birnya, AB InBev, di sekitar stadion, yaitu pada tiga jam sebelum dan satu jam setelah setiap pertandingan.
Namun, kebijakan tersebut akhirnya direvisi setelah adanya negosiasi panjang antara Presiden FIFA, Gianni Infantino; Budweiser; dan Eksekutif Komite Tertinggi Qatar.
Meskipun demikian, Budweiser akan tetap diizinkan menjual bir beralkohol di zona FIFA FAN Fest di pusat Kota Doha. Penjualan juga bisa dilakukan di tempat hiburan yang sudah ditentukan.
Larangan penjualan alkohol di stadion mendapat banyak protes dari penggemar sepakbola yang datang langsung ke Qatar. Penggemar asal Ekuador bahkan ramai-ramai berseru "Kami ingin bir" saat menonton laga timnas kesayangan mereka melawan tim tuan rumah Qatar.
3. Isu pelanggaran HAM pekerja migran
Sejumlah media juga melaporkan perlakuan tidak manusiawi terhadap ribuan pekerja migran yang membangun infrastruktur untuk Piala Dunia. Laporan CNN menyebut bahwa seorang pekerja migran asal Nepal dengan nama samaran Kamal belum mendapatkan bonus yang dijanjikan dan bahkan dijebloskan ke penjara untuk alasan yang tidak jelas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
4 Rekomendasi Sampo untuk Menyuburkan Rambut, Dilengkapi Kandungan dan Manfaatnya
-
Hustle Culture vs Slow Living: In This Economy, Mana yang Lebih Realistis?
-
Eksponen 98 Lampung Tegaskan Reformasi Belum Selesai, Siap Kawal Program Strategis Presiden Prabowo
-
Perayaan HUT ke-80 Bhayangkara di Cikeas
-
Pajak Marketplace Resmi Berlaku, DJP Bidik Penerimaan Negara Tembus Rp 24 Triliun
-
BEM UI Sindir BBM 'Elite' yang Turun: Rakyat dan Ojol Butuhnya Pertamax Murah!
-
Apa Ciri Sepatu Running? Panduan Lengkap Memilih Sepatu Lari yang Tepat
-
LE SSERAFIM Susul BTS Kuasai Festival Musik Terbesar Las Vegas, Catat Tanggal Mainnya!
-
Heboh Asap di Tambang Bawah Tanah Pongkor, PT Antam Pastikan Seluruh Pekerja Aman
-
Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak