Depok.suara.com - Herjunot Ali terlihat mendukung keputusan negara Qatar selaku tuan rumah Piala Dunia 2022 yang melarang kampanye LGBT. Sikap ini merespon protes dari negeri-negeri Barat atas pelarangan tersebut.
Hal ini diutarakan oleh Herjunot Ali melalui Instagram Story-nya sejak Minggu (27/11). Aktor berusia 37 tahun tersebut menyuarakan pandangan personalnya.
"Gue selalu bela hak hidup orang. Itu enggak boleh hilang, apa pun orientasi seksualnya. Tapi, hal yang paling salah itu adalah ketika lo maksa orang lain punya pendapat yang sama dengan lo. Itu salah besar. Tapi budaya, keyakinan agama dan terutama peraturan negara enggak ada tawar-tawaran," tulis Herjunot Ali beberapa waktu lalu.
Pemeran film Tenggelamnya Kapal Van der Wijck ini menegaskan berdiri pada pihak Qatar. Hal ini terkait hak dan peraturan budaya, keyakinan agama serta peraturan negara sudah tak bisa ditawar.
Di sisi lain, dirinya mengaku pembelaan ini bukan menyasar kelompok LGBT tetapi kemunafikan negara Barat. Pasalnya dirinya juga pernah ikut dalam kegiatan March Love yang mendukung kelompok LGBT di Amsterdam beberapa waktu lalu.
"Video saya ikutan itu nggak saya upload aja karena dilarang manager saja kareba gak cocok dengan demografi Indonesia. Itulah cara saya menjadi open minded untuk tau diri. Di mana bumi dipijak di situ langit dijunjung," tulisnya lagi.
Berita Terkait
-
Lionel Messi Dikecam Tendang Jersey Meksiko di Pesta Kemenangan Argentina, Dicari Petinju Canelo: Minta Maaf ke Tuhan
-
Prediksi Brasil vs Swiss di Piala Dunia 2022: Pertarungan Sengit dari Meriam London, Bisa Jadi Banyak Kejutan
-
Achraf Hakimi Peluk Ibu saat Maroko Menang atas Belgia, Netizen: Doanya Langsung dari Pinggir Lapangan
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Viral Pelayanan Jutek di Puskesmas Cisarua, Ini Respons Pimpinan
-
Persib vs PSM Makassar: 6 Poin Penting Pesan Pak Haji Umuh untuk Jaga Tahta Klasemen
-
3 Rekomendasi Sepatu Lokal Terbaik Januari 2026, Kualitas Premium Cuma 300 Ribuan
-
'Satu Foto Sejuta Cerita' Dedie A. Rachim Terpukau oleh Karya Jurnalistik di APFI 2026
-
4 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaik untuk Bapak-Bapak di Mei 2026
-
Long Weekend Makin Nyaman, BSB Cash Bank Sumsel Babel Jadi Andalan Pengguna Tol dan LRT
-
Gaya 'Old Money' dengan Sepatu Lari Lokal: 5 Brand yang Tampil Mewah Tanpa Logo Mencolok
-
Waspada Hantavirus! Banten Pernah Catat 1 Kasus, Pintu Masuk Internasional Dijaga Ketat
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
Dedi Mulyadi Ingin Kembalikan Kawasan Batutulis Bogor Jadi Area Hijau dan Sejarah