/
Selasa, 29 November 2022 | 14:10 WIB
Hard Gumay (YouTube/VDVC entertainment)

Depok.suara.com - Hardiansyah Gumay atau Hard Gumay meramal kejadian yang akan terjadi pada tahun 2023. Dirinya mengaku melihat banyak hal menakutkan datang di pertengahan tahun depan.

Dirinya memprediksi banyak yang akan terjadi di tahun depan. Namun sayangnya penerawangan Hard Gumay justru membuat bulu kuduk berdiri.

Misalnya saja pada tahun 2023, Hard Gumay menjelaskan akan ada gelombang besar, ombak, dan air masuk ke daratan. Yang mengejutkan dari ramalannya adalah, dia mendengar banyak orang menangis, berteriak, hingga terbawa arus ombak.

"2023 saya lebih konsen ke laut, iya air sekarang juga terlintas gelombang laut," ujar Hard Gumay dalam sebuah program televisi swasta, dengan host Raffi Ahmad dan Irfan Hakim, dilansir Depok.suara.com, pada Selasa, 29 November 2022.

Dirinya menyatakan bahwa akan terjadi kejadian yang berhubungan dengan laut. Penerawanganya sangat jelas, dia melihat laut yang dimaksud sangat besar dan tidak bertepi

Bahkan dia meyakinkan bahwa kejadian gelombang besar di laut tersebut tidak terjadi di Jawa atau Sumatera melainkan di Sulawesi. Dia pun menjelaskan daerah mana saja yang akan mengalami gelombang besar ini.

Hard Gumay semakin mempertebal penerawangannya tentang adanya gelombang besar di laut, yang mungkin akan terjadi pada 2023. Dia pun meyakini bahwa hasil penerawangannya akan terjadi di wilayah Sulawesi.

Hard Gumay lantas menjelaskan daerah mana saja yang akan terdampak gelombang besar lautan tersebut. Berdasarkan penerawangannya, gelombang besar itu akan datang di tiga tempat di Sulawesi, yakni Manado, Makasar, sebuah desa kecil.

"Laut, pusaran air, ombak besar, yang saya berharap ini bukan sebuah musibah," ujar kembali Hard Gumay.

Baca Juga: Deretan Soto Enak di Jogja, Cocok untuk Menu Sarapan Kamu

Namun yang mengerikan, dia mendengar ada teriakan dan ada yang terbawa arus ombak. Penerawangannya ada air yang masuk ke daratan dengan gelombang yang sangat besar.

"Ada yang terbawa arus ombak, ada yang menangis," ujar Hard Gumay.

Load More