Depok.suara.com, Pemerintah Kota Depok diminta untuk menyelesaikan masalah SDN Pondokcina 1 di Jalan Margonda Kecamatan Beji.
Ketua Baitul Muslimin Indonesia Kota Depok, Afifah Alia, turun tangan terkait memanasnya polemik rencana relokasi SDN Pondokcina 1.
Afifah Alia mendesak Pemkot Depok untuk segera menuntaskan permasalahan di SDN Pondokcina 1, sehingga tidak berlarut-larut.
Afifah Alia menilai, tidak adanya Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara tatap muka selama tiga pekan di SDN Pondokcina 1, maka sama saja sudah menelantarkan hak para siswa.
"Ini sama saja melanggar hak anak untuk belajar. Karena mereka menjadi tidak bisa belajar dengan baik. Disini kita lihat bahwa mereka hanya belajar dengan bimbingan relawan saja,”katanya.
Mengenai rencana relokasi SDN Pondokcina 1, Afifah Alia menyarankan alangkah baiknya disediakan terlebih dahulu bangunan pengganti untuk sekolah tersebut.
“Kita sebagai warga Depok setuju mau dibangun apapun. Tapi, intinya bangun dulu SD-nya. Setelah dibangun barulah tanahnya digunakan,"katanya.
Kalau memang mau dimerger, buat dulu studi kelayakan.
"Cukup nggak lahannnya disana. Karena saya dengar murid disini lebih banyak dari murid di SDN Pondokcina 3 dan 5. Jadi buat dulu studi kelayakannya,”katanya.
Baca Juga: Dialami Arawinda? Kenali Bahaya Love Bombing Agar Tak Dimanipulasi Pasangan
Dalam kunjungannya ke SDN Pondokcina 1, Afifah Alia sempat berbincang dengan sejumlah orangtua siswa.
Berdasarkan hasil perbincangan itu, Afifa Alia mengungkapkan beberapa keluhan dari orangtua siswa soal kurang layaknya sekolah yang jadi tumpangan siswa SDN Pondokcina 1.
“Disana sudah pagi siang sekolah, ditambah kelas sampai ke depan, musola dipakai (untuk belajar). Ini sangat memaksakan dan dilakukan tanpa ada studi kelayakan. Harusnya dibuat dulu studi kelayakannya,” tegasnya.
Afifah menegaskan, pendidikan murid SDN Pondokcina 1 sangat harus diperhatikan. Terlebih ada murid yang akan menjalani ujian sekolah tahun depan.
Ini menyangkut pendidikan anak, semua masyarakat berhak atas pendidikan yang layak.
"Pendidikan itu penting. Saya meminta wali kota Depok agar berempati kepada murid SDN Pondokcina,"katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Wande: Tempat Jadul Bertukar Informasi yang Kian Ditelan Kemajuan Zaman
-
Kaltim Targetkan 450 Koperasi Merah Putih, Butuh Ratusan Manajer
-
Kapal Global Sumud Flotilla Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak Tentara Israel!
-
Kendall Jenner dan Jacob Elordi Tepergok Double Date bareng Kylie dan Timothe
-
Dari Menyeberang Jalan hingga Buang Sampah, Pentingnya Anak Paham Keselamatan Sejak Dini
-
6 Sepatu ALDO yang Diskon di MAPCLUB, Ada Model Stylish hingga Artist Series
-
Eks Gelandang FC Utrecht Wanti-wanti Persib Soal Laga Pamungkas Menuju Juara, Ada Apa?
-
Kecelakaan Maut Kereta Tabrak Bus di Bangkok, Masinis Positif Narkoba
-
Harga Beras Lagi Mahal di 111 Kota
-
Dokter Hilda Natalia Guyon Samakan Kreator Disabilitas dengan Hewan Peliharaan, Berujung Minta Maaf