Depok.suara.com - Pakar kerajaan mengkhawatirkan Pangeran Harry dan Meghan Markle sudah mulai mendambakan drama dan perhatian dari publik untuk kepentingan pribadi. Dugaan ini telah dikemukakan oleh komentator kerajaan dan penulis Rebecca English, dalam tulisannya untuk The Daily Mail.
Rebecca mulai dengan merujuk pada pengakuan dari sumber yang tidak disebutkan namanya yang percaya bahwa rilisnya trailer film dokumenter Netflix Harry and Meghan pada Kamis, 1 Desember 2022 semata-mata untuk menarik perhatian staf kerajaan dan bahwa, "Semua ini tidak mengejutkan" untuk tim Raja Charles.
Hal tersebut juga dianggap sebagai 'perang public relation' dari pihak Sussex kepada Pangeran William dan Kate Middleton yang sedang melakukan perjalanan luar negeri pertama sejak kematian Ratu Elizabeth II yang dimulai pada Rabu (30/11) dengan melakukan kunjungan selama tiga hari ke Boston Amerika Serikat.
Mengacu pada 'perang PR' yang sedang berlangsung, komentator anonim lainnya percaya, "Seseorang hanya dapat menyimpulkan bahwa ini adalah dorongan publisitas bersama atas nama Sussex untuk membangkitkan minat pada film dokumenter dan dirancang untuk berbenturan dengan kunjungan Prince dan Princess of Wales ke Boston minggu ini."
Terutama sejak perjalanan Pangeran William dan Kate Middleton ke Amerika telah diatur yang tampaknya digunakan sebagai platform bagi pasangan Sussex untuk menciptakan drama dan perhatian agar tertuju kepada mereka. Sama seperti ketika Harry dan Meghan menciptakan kontroversi untuk kepentingan pribadi dengan kesepakatan jutaan dolar dengan Netflix yang telah mereka tanda tangani sejak mundur sebagai anggota senior keluarga kerajaan. *
Sumber: www.thenews.com.pk
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Bukan Sekadar Pintu Gerbang! Ambisi Gubernur Lampung Ubah Bahan Mentah Jadi Emas Ekonomi
-
Review The X-Files: I Want to Believe Vrach Frankenshteyn, Terlalu Sinting!
-
Pesaing Yamaha MT-15 Harga Semurah Scoopy, Begini Spesifikasi Bajaj Pulsar N160
-
Toyota Calya Terjun ke Telaga Sarangan Pagi Buta, Begini Nasib Sopirnya
-
Akan Ada Demo Mahasiswa Besar-besaran di Bundaran HI, 8.242 Personel Gabungan Dikerahkan
-
LOSC Lille: Calvin Verdonk Pemain Indonesia Pertama di Liga Champions
-
Rupiah Melemah Terhadap Dolar, Jadi Mata Uang Paling Buruk di Asia
-
Pesta Rakyat Saloka Rayakan HUT ke-81 RI Bersama Warga dan Pengunjung
-
2 Pekerja Migran Korban Kecelakaan Kapal Ditemukan Tewas di Perairan Rupat
-
Transaksi Kartu Kredit Pemerintah Tembus Rp147,8 Miliar, BI Perkuat Pembayaran Online