/
Minggu, 11 Desember 2022 | 14:41 WIB
Ketua Satpol PP bertemu dengan wali murid (Tangkapan layar @infodepok)

Depok.suara.com - Kepala Satpol PP Kota Depok Lienda Ratnanurdianny tetap ngotot untuk memusnahkan Gedung SD Pondok Cina 1. Karena itu dirinya meminta agar para wali murid yang berjaga di depan sekolah memberi jalan.

Diketahui sejak petang hari wali murid berjaga di depan sekolah. Bahkan beberapa murid pun ikut datang untuk menjaga sekolahnya yang rencananya ingin dibangun masjid.

"Kami diperintah mengamankan dan mengambil aset SD Pondok Cina ini. Ini adalah tugas dan tanggungjawab kami yang diperintahkan oleh pimpinan. Oleh karena itu, kami mohon kerja samanya untuk bisa memberikan jalan untuk mengambil atau memindahkan barang-barang yang ada di SD Pondok Cina ini," kata Lienda melalui pengeras suara yang diunggah akun @Infodepok.

Sementara itu, kuasa hukum dari pihak orang tua siswa, Francine Widjojo meminta agar Satpol PP menghadirkan pimpinan yang dimaksud untuk melakukan dialog dengan para orang tua siswa terkait pengambilan bangunan SDN Pocin 1 Depok.

Dalam surat itu tampak Kepala Satuan Pamong Praja Kota Depok Lienda Ratnanurdianny memerintahkan pemusnahan bangunan aset SDN Pocin 1 pada Minggu (11/12) pukul 04.00 WIB.

Dikabarkan akan ada 91 petugas memusnahkan yang dikerahkan untuk memusnahkan Gedung tersebut. Surat itu tampak ditandatangani Lienda pada 9 Desember 2022.

Berdasarkan unggahan dari @Depokhariini sekitar pukul 21.30 WIB, beberapa ibu dan anak duduk di lokasi, mereka berencana tinggal di dalam kelas-kelas SDN Pocin 1. Sejumlah relawan dan ormas Pemuda Pancasila tampak berjaga di depan sekolah.

Terlihat pula satu kain putih tertulis 'Pocin Bergerak' di dalam halaman sekolah yang ditandatangani para wali murid sebagai bentuk protes rencana penggusuran.

Pemkot Depok telah membatasi kegiatan mengajar belajar di SDN Pocin 1 paling lambat Jumat (9/12). Para siswa diminta pindah sekolah pada 12 Desember.

Baca Juga: Anthony Ginting Tampil di Babak Final BWF World Tour 2022

Pemkot Depok memutuskan lahan SDN Pocin 1 dialihfungsikan untuk pembangunan masjid. Sementara itu banyak protes dari pihak sekolah karena belum adanya lahan pengganti.

Load More