Depok.suara.com - Setiap orang pasti pernah mengalami yang namanya kesemutan. Kesemutan adalah mati rasa yang diikuti sensasi seperti ditusuk-tusuk jarum pada bagian tubuh tertentu.
Menurut data kesehatan yang dipublikasikan oleh Nerve and Vascular Injuries in Sports Medicine, kesemutan adalah kondisi yang biasa dialami oleh siapa saja, terutama pada para atlet. Namun, apabila hal tersebut sering terjadi, bisa jadi ini disebabkan gejala dari penyakit tertentu.
Untuk kondisi ringan tangan kesemutan terjadi karena tekanan saraf kaku ketika menyilangkan tangan atau kaki terlalu lama. Ini bisa ditangani dengan menghilangkan tekanan tersebut.
Lantas, mengapa tangan, kaki, dan anggota tubuh lainnya bisa kesemutan? Berikut ini sederet penyebab kesemutan yang terjadi pada tubuh manusia.
1. Diabetes
Sekitar 30 persen pengidap diabetes kerap mengalami kondisi tangan kesemutan. Pada seseorang yang mengidap diabetes, kesemutan umumnya terasa di kaki lalu naik ke tangan. Sekitar dua pertiga dari pengidap diabetes memiliki kerusakan saraf yang ringan hingga parah.
2. Stroke
Seseorang yang merasakan tangan kesemutan hingga mati rasa, dapat menjadi tanda stroke. Tanda lainnya apabila kamu mengidap penyakit stroke adalah kesulitan untuk berbicara atau memahami obrolan orang lain, pusing mendadak, atau kehilangan keseimbangan.
Di samping itu, gejala lainnya adalah sakit kepala yang parah dan bermasalah pada salah satu atau kedua mata.
Baca Juga: Setelah Megawati, Ganjar Sambut Puan Maharani yang akan Hadiri Pernikahan Kaesang dan Erina
3. Saraf Terjepit
Saraf terjepit juga dapat menyebabkan kesemutan pada leher, punggung, tangan, hingga kaki. Saraf terjepit dapat terjadi karena cedera, postur tubuh yang buruk, hingga radang sendi. Selain tangan kesemutan, cedera dapat menyebabkan gangguan saraf dan menimbulkan rasa nyeri pada pengidapnya.
4. Penyakit Carpal Tunnel
Penyakit carpal tunnel merupakan sebuah penyakit yang terjadi karena gerakan berulang atau getaran yang akhirnya menekan saraf di pergelangan tangan kamu. Hal tersebut dapat menyebabkan tangan kesemutan.
Selain itu, gerakan yang berulang tersebut bisa mengakibatkan jaringan di sekitar saraf tangan membengkak dan menekan saraf. Pada akhirnya, tekanan tersebut dapat menyebabkan kesemutan disertai dengan mati rasa, terasa sakit, dan salah satu tangan menjadi lemah.
5. Kekurangan vitamin
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman dan Rombongan Pejabat Dibawa KPK ke Jakarta Naik Kereta
-
BRI Gandeng Yakult Lady: Digitalisasi Transaksi UMKM dan Dukungan Kesejahteraan Melalui QRIS
-
BRI Siaga Lebaran 2026: Kantor Cabang, BRImo, hingga Agen BRILink Siap Layani Nasabah
-
BRI Pastikan Akses Perbankan Tetap Mudah Selama Libur Idul Fitri 2026
-
Transaksi Tetap Lancar Saat Libur Lebaran, BRI Andalkan BRImo dan Jaringan ATM Nasional
-
BRI Optimalkan 186 Kantor Cabang dan Ekosistem Digital untuk Layanan Lebaran
-
Sambut Lebaran 2026, BRI Hadirkan Layanan Perbankan di Cabang dan Kanal Digital 24 Jam
-
BRI Jaga Kelancaran Transaksi Selama Libur Idul Fitri 1447 H dengan Layanan Cabang Selektif
-
BRI Perkuat Layanan Lebaran Lewat BRImo, ATM, dan Jaringan Agen BRILink
-
Libur Lebaran 2026, BRI Pastikan Nasabah Tetap Bisa Bertransaksi dengan Aman