Depok.suara.com - Seperti halnya anime kebanyakan, Jujutsu Kausen memiliki sistem kekuatan sendiri. Pada seri tersebut kekuatan diukur dengan banyaknya energi kutukan.
Pada chapter terbaru serinya, memperlihatkan bagaimana Kenjaku menjalin hubungan dengan pihak Barat dan memiliki rencana terhadap Culling Game, kepentingan dari kekuatan tersebut semakin meningkat. Lalu, apa sebenarnya energi kutukan? Berikut ulasannya
Energi Kutukan
Di universe Jujutsu Kaisen, energi kutukan digambarkan sebuah kekuatan yang lahir dari emosi negatif manusia. Misalnya, marah, sedih, dan takut. Namun, selain emosi negatif tersebut, emosi lainnya yang berkaitan dengan manusia, seperti rasa bersalah, kebencian, dan sebagainya, juga memiliki pengaruh dan peran terhadap terciptanya energi negatif tersebut.
Energi ini ada di hampir setiap manusia, namun hanya sedikit dari para manusia tersebut yang mampu mengubah energi kutukan tersebut menjadi cara untuk melihat makhluk mengerikan yang biasa disebut sebagai monster kutukan. Seperti kita ketahui, monster kutukan, atau biasa disebut juga para kutukan, adalah makhluk mengerikan yang menjadi perwujudan dari energi tersebut.
Para monster itu lahir dari akumulasi emosi negatif para manusia. Para monster kutukan yang populer di seri Jujutsu Kaisen, seperti Jogo, Hanami, dan Dagon, sudah ada di dunia sejak berabad-abad lalu. Mereka lahir dari rasa takut orang-orang terhadap bencana alam seperti letusan gunung berapi, banjir, dan berbagai hal mengerikan lainnya yang terjadi di alam.
Namun, ada juga monster yang lahir dari emosi negatif manusia seperti Mahito yang lahir dari rasa benci, sakit, dan cemburu. Meski demikian, Mahito adalah jenis monster kutukan yang berbeda, karena dia bisa dilihat dengan mata biasa.
Biasanya, manusia akan mampu melihat para monster kutukan ketika mereka sekarat di tangan para monster tersebut. Karena, dengan resiko manusia tersebut berubah menjadi monster kutukan juga, maka kekuatan monster sebelumnya akan meningkat. Hal ini karena konsep energi kutukan sangat mematikan, tergantung dari emosi manusia dan resikonya terhadap nyawa si manusia itu.
Peran Energi Kutukan
Baca Juga: Jangan Remehkan, Burung dan Kelelawar Bisa Jadi Perawat Hutan
Dalam Jujutsu Kaisen, para penyihir Jujutsu merupakan orang-orang yang memiliki level energi kutukan yang besar, di mana mereka mampu melihat berbagai monster kutukan dan juga mampu untuk menghadapi mereka. Karena para monster tersebut terbuat dari energi, butuh teknik khusus untuk bisa menghadapinya. Para penyihir Jujutsu adalah sosok yang tepat untuk pekerjaan tersebut.
Di awal serinya, Gojo Satoru sempat menjelaskan kepada Itadori bahwa energi kutukan bisa dibandingkan dengan tenaga listrik. Ini merupakan sebuah energi yang serba guna karena bisa digunakan sebagai sumber kekuatan dan senjata bagi seseorang. Bahkan, energi tersebut juga bisa meningkatkan efek atau daya hancur sebuah serangan, seperti Divergent Fist milik Itadori.
Gojo juga kemudian menjelaskan jika kebanyakan penyihir Jujutsu terlahir dengan kemampuan khusus untuk penguasaan sebuah teknik kutukan. Sistem kerjanya mirip seperti berbagai peralatan listrik di mana mereka mampu memanipulasi energi tersebut untuk melakukan sesuatu yang spesifik. Peringkat dan juga level kemampuan seorang penyihir biasanya ditentukan oleh cursed enegi.
Dalam hal ini, para penyihir akan dianggap hebat ketika mereka memiliki keahlian dalam penggunaan berbagai teknik atau jurus kutukan (cursed technique) serta seberapa besar jumlah cursed energy dalam diri mereka. Masing-masing penyihir dan juga monster kutukan memiliki sebuah energi yang khas dari diri mereka, yangkemudian dikenal sebagai “residual.”
Dengan adanya “residual” tersebut, seorang penyihir hebat akan mampu mendeteksi atau mengetahui seorang pengguna teknik Jujustu atau bahkan menutupi jejak mereka. Bisa juga seseorang mengetahui seberapa kuat monster atau lawan yang dia hadapi dengan memanfaatka “residual” dari energi yang mereka keluarkan atau gunakan.
Jadi Sumber Energi
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
Pilihan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
Terkini
-
Ini Alasan Satpol-PP Kabupaten Tangerang Segel Bangunan Yayasan Tesalonika Teluknaga Usai Ibadah
-
Siomay Sapu-Sapu: Antara Kreativitas Kuliner dan "Jebakan Batman" Kesehatan
-
Dua Pekan Lagi OJK Mau Geruduk Kantor MSCI, Apa yang Dibahas?
-
Airlangga: Prabowo Mau Kirim Tim ke Korea Selesaikan Proyek Jet Tempur KF-21
-
7 Jadwal Misa Paskah 2026 di Pontianak, Rangkaian Lengkap dari Jumat Agung hingga Minggu
-
Anggota DPR Ingin Adanya Perubahan Polam Konsumsi Energi dari BBM ke EV
-
Klaim Trump Terbantahkan, Intelijen AS Ungkap Iran Masih Simpan 50 Persen Rudal dan Ribuan Drone
-
5 Mobil Hybrid Super Irit Bensin Keluaran 2026 yang Harga Tak Bikin Kecewa
-
Tak Semua Orang Tua Layak jadi Figur Ayah-Ibu, Kisah Getir Cinta untuk Nala
-
Emiten MPMX Cetak Laba Bersih Rp 462 M Sepanjang 2025