Depok.suara.com - Piala Dunia 2022 telah berakhir, namun rumor transfer baru saja dimulai karena jendela Januari dibuka bulan depan untuk liga-liga top Eropa. Beberapa pemain juga telah menunjukkan kemampuan luar biasa di Piala Dunia 2022 tersebut.
Beberapa bintang muda kelas dunia telah menjadi terkenal di lanskap transfer selama beberapa bulan terakhir, termasuk gelandang Inggris Jude Bellingham (nilai €150 juta), penyerang Portugal Rafael Leao (€100 juta), bek Kroasia Josko Gvardiol (€90 juta), dan pemain sayap Belanda Cody Gakpo (€60 juta).
Tapi siapa pemain kurang terkenal yang meningkatkan nilai transfer mereka dengan usaha mereka di Piala Dunia?
1) Sofyan Amrabat, 26, gelandang bertahan, Maroko/Fiorentina
Kesan luar biasa Amrabat di Qatar terbukti menjadi puncak sempurna dari satu tahun perkembangan gelandang kelahiran Belanda itu. Dari penampilan yang relatif biasa-biasa saja di Italia, pemain berusia 26 tahun itu merebut kembali tempat awalnya di Fiorentina.
Selain menjadi perebut bola yang meyakinkan (dengan lebih dari 10 tantangan defensif per game selama turnamen), dia mengatur, memimpin, dan memancarkan otoritas. Dengan kegigihan, ketekunan, dan sikap pantang menyerah, Amrabat dengan sempurna merangkum semangat kolektif dari paket kejutan Piala Dunia ini.
Meskipun ia mungkin kekurangan mobilitas tanpa bola, ia mampu mengubah tempo dalam penguasaan bola dan umpan terobosannya dari dalam melawan Spanyol menunjukkan sisi permainannya yang konstruktif.
Meskipun tergoda untuk menempelkan label "Bintang Piala Dunia" yang ditakuti padanya - terutama setelah minat yang dilaporkan dari Liverpool - tidak mengherankan melihat dengan kemampuan ini dirinya bisa bermain di klub papan atas.
2) Azzedine Ounahi, 22, gelandang tengah, Maroko/Angers
Baca Juga: Oppo A57 versi 128GB Hadir di Indonesia
Bisa dibilang inilah penemuan terbesar Piala Dunia, Ounahi tampil mengesankan dari awal hingga akhir, menampilkan detail teknis yang brilian -- gerakan cepat, giring bola, dan sentuhan konstruktif -- dengan konsistensi yang mengagumkan.
Dengan perpaduan umpan, tajam di depan gawang dan lari yang bertujuan -- melanggar garis dan dalam transisi -- Ounahi adalah ancaman konstan dari lini tengah sambil tetap mempertahankan tugas bertahannya (misalnya, dengan delapan pemulihan bola melawan Spanyol).
Penampilannya untuk Maroko tidak hanya menampilkannya sebagai No. 8 yang modern dan dinamis, tetapi juga menimbulkan pertanyaan bagaimana gelandang berbakat seperti itu bisa mendekam di papan bawah Ligue 1.
Sebagai hasil dari pertunjukan yang ia tampilkan di Qatar, gelandang tersebut sedang dikaitkan dengan kepindahan ke Liga Premier, dengan Leicester City disebutkan sebagai salah satu tujuan yang mungkin.
3) Goncalo Ramos, 21, penyerang tengah, Portugal/Benfica
Sebagai pencetak gol terbanyak Liga Primeira Portugal setelah paruh pertama musim yang sensasional bersama Benfica, nama Ramos sudah tidak asing.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
6 Fakta Blackout Massal yang Melumpuhkan Riau Hingga Aceh
-
Wanti-wanti Bobotoh di GBLA, Bojan Hodak: Jangan Sampai Angkat Piala di Atas Tribun Lagi
-
Ternyata Korban Pembunuhan! 6 Fakta Terungkapnya Kasus Mayat Wanita di Cipocok Jaya Serang
-
Menteri PU Jelaskan Kasus Dugaan Korupsi di Dirjen SDA
-
Tambang Emas Ilegal di Cigudeg dan Tanjungsari Bogor Disegel
-
Inovasi Baru PGTC 2026: Energy AdSport Challenge Jadi Wadah Mahasiswa Berprestasi Jalur Non-Akademis
-
Negara Rugi Rp12,5 Miliar! Polres Bogor Gulung Mafia BBM, Elpiji Subsidi dan Tambang Emas
-
Listrik di Riau Nyala Kembali usai Padam Total selama 3 Jam
-
BRI Consumer Expo Jakarta 2026 Hadir di JICC: Banjir Promo Hunian, Kendaraan, Sampai Tiket Pesawat
-
PLN Investigasi Penyebab Blackout Sumatera Utara: Ini Bedanya dengan Mati Lampu Biasa