/
Selasa, 20 Desember 2022 | 14:52 WIB
Acara hansip vol 3 (Sumber istimewa)

Modus penipuan ini terjadi saat transaksi perbankan melalui mobile mauapun internet banking

Penipuan ini berupaya untuk mendapatkan data-data pribadi, dengan berinteraksi secara langsung melalui berbagi kode keamanan.

Tips Aman Secara Digital

Praktisi Data & AI, Reza Marwansah mengatakan penting bagi setiap pengguna untuk menjaga ketat setiap kata kunci (Password) yang digunakan dalam transaksi digital.

"Kata kunci, gunakan yang aman dan jangan pernah bagikan ke orang lain. Pelajari juga opsi kemanan lainnya. Sidik jari, pengenalan wajah, dan lain-lain," kata Reza, di Jakarta, Sabtu (17/12).

Senada, Fact Checker Specialist, Aribowo Sasmito mengimbau agar kita menghindari penggunaan satu kata kunci untuk semua akun.

"Hindari penggunaan 'satu kata kunci untuk semua akun' agar jika satu akun kebobolan, tidak berpengaruh bobol untuk semua akun," kata Ari.

Terpenting, Ari mengatakan agar menghindari pembagian kode OTP kepada siapapun dan pihak manapun.

"Jangan bagikan kode OTP aatu aktivasi, termasuk yang mengaku dari pihak pemberi, Dihimbau agar waspada dengan rekayasa sosial (Sosial Engineering)," pungkasnya.

Baca Juga: Setelah Lama Dikuasai Pihak Lain, Satpol PP Sulsel Berhasil Rebut Aset IKBH Sudiang

Load More