Depok.suara.com, Soal adanya insiden mengacungkan jari tengah di tengah pertandingan lanjutan BRI Liga 1saat melawan Persija Jakarta di Stadion Sultan Agung, Bantul, Selasa (20/12/2022), Petinggi Dewa United FC Rendra Soedjono sampaikan permohonan maaf.
Dalam unggahan akun instagram miliknya, COO Dewa United FC Rendra Soedjono menyampaikan permohonan maaf terkait insiden official yang mengacungkan jari tengah ke bench Persija Jakarta di lanjutan BRI Liga 1 tersebut.
Pria yang juga dikenal sebagai presenter olahraga tersebut mengakui tindakan yang ditunjukkan sejumlah ofisial tak pantas.
"Dear Persija, The Jak dan seluruh pecinta sepakbola di tanah air. Di postingan ini saya pribadi dan sebagai bagian Management Klub DUFC menyampaikan permohonan maaf atas tindakan Official DUFC yang tidak menjunjung norma kesopanan dan budaya timur kita." tulis Rendra Soedjono seperti dilansir akun instagram@rendrasoedjono
"Hal tidak terpuji tadi terjadi dikarenakan tensi pertandingan yang tinggi dan sepatutnya tidak dilakukan oleh siapapun di dalam sebuah pertandingan. Salam damai sepakbola Indonesia dan kita semua bersaudara," sambungnya.
Seperti diketahui, pada pertandingan Persija Jakarta vs Dewa United yang digelar di Stadion Sultan Agung, Bantul, Selasa (20/12/2022) malam diwarnai insiden.
Insiden tereebut bermula saat pemain Dewa United menyampaikan protes kepada wasit. Tak berselang lama, sejumlah ofisial Dewa United yang berada di bench terekam kamera mengacungkan jari tengah ke bench Persija Jakarta sekitar menit ke-72.
Diduga, ofisial tersulut emosi setelah melihat pemain Persija Ryuji Utomo yang sempat terjatuh dan dievakuasi kembali masuk lalu duduk di pinggir lapangan sebelum digantikan Tony Sucipto.
Duel Persija Jakarta vs Dewa United yang sempat diwarnai keributan berakhir dengan skor 3-2 untuk kemenangan Macan Kemayoran.
Baca Juga: Geger Isu Keraton Solo Disatroni Maling, Pegiat Sejarah: Ini Musibah Membawa Hikmah
Sumber:bolatimes
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Harga Karet Sumsel Tetap di Atas Rp40 Ribu saat Dolar Menguat, Kok Petani Belum Lega?
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat di Bandung Raya
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata
-
Tak Diperpanjang, Bangkok United Bongkar Kondisi Pratama Arhan di Akhir Kontrak
-
Curiga Alibi Jatuh di Kamar Mandi, Penjaga Kos di Bandung Diancam Usai Bongkar Kejahatan Pelaku
-
Soal Blok Andaman, Kapolda Aceh Jamin Investasi di Aceh Aman dan Nyaman
-
Sensus Ekonomi DIY Baru 9 Persen, Dibayangi Kekhawatiran Pajak hingga Penolakan Warga
-
Hitung-hitungan Korea Selatan Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026: Pantang Main Aman Lawan Afsel
-
SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!