Depok.suara.com - Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka mengundang dua kubu keraton yang berkonflik ke Loji Gandrung Solo, Rabu (4/1/2023). Pertemuan digelar usai kedua kubu yakni lembaga adat Dewan Adat dan Sinuhun Paku Buwono XIII sepakat berdamai pada Selasa (3/1/2023).
Dimuat dari unggahan akun YouTube Solo Times, Gibran terlihat langsung masuk ke dalam ruang pertemuan. Dirinya kemudian sempat berbincang dengan Kapolres Solo, Kombes Pol Iwan Saktia.
Setelah berbincang, Gibran kemudian keluar untuk menyambut kedatangan anggota keluarga Keraton Solo. Terutama kedatangan Sinuhun Paku Buwono XIII.
Setelah Sinuhun Paku Buwono XIII hadir, Gibran kemudian terlihat menunggu Raja Solo ini duduk di kursi roda. Setelahnya Gibran sungkem dengan PB XIII.
Putra sulung Presiden Jokowi ini kemudian mengajak keluarga keraton untuk berbincang di ruangan. Di sana terlihat beberapa anggota keluarga keraton yang juga lebih dulu hadir.
Warganet banyak yang memuji sikap Gibran yang menunggu kedatangan keluarga Keraton. Terutama setelah konflik bertahun-tahun yang terjadi.
"Mas Gibran sangat sopan.. Dengan sabar menunggu dan menyambut kedua tamu Agung yang sudah berdamai.. Semoga baik untuk kedepannya," ucap @lilikxxx.
"Saya ikut terharu. Walaupun saya lahir di Medan. Tapi darah saya masih asli darah Jawa. Damai itu indah yang perlu diperangi adalah hawa nafsu," tegas @rahayuxxx.
Baca Juga: 5 Potret Anak Lesti Kejora dan Rizky Billar yang Dinilai Mirip BJ Habibie
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Fadia Arafiq Dulu Kerja Apa? Jadi Bupati Pekalongan Makin Kaya, Kini Ditangkap KPK
-
Cerita Warga Desa Wunut Klaten Dapat THR dari Pemdes, Buat Beli Baju dan Kue Lebaran
-
6 HP Baru yang Meluncur Maret 2026, dari Honor Robot Phone hingga POCO X8 Pro
-
Pajak Kendaraan Turun Drastis Khusus Kendaraan Ini di 2026, Diskon Gede-gedean
-
Dugaan Pelecehan Berujung Pengeroyokan Mahasiswa Undip, Kampus Tolak Main Hakim Sendiri
-
Kemenpar Sebut Pariwisata Bali Tetap Stabil di Tengah Dinamika Geopolitik Global
-
Ahli di Praperadilan Yaqut Sebut Penetapan Tersangka Kewenangan Penyidik, Bukan Pimpinan KPK
-
Senjata Mainan 'Omega' Telan Korban Warga Makassar: Ibu dan Anak Sudah Kena Mata
-
Siapa Riono Asnan? Legenda Timnas Indonesia dan Persebaya Surabaya Meninggal Dunia Hari Ini
-
Berapa Nominal THR Ideal Buat Keponakan? Ini Panduan Pembagiannya