Depok.suara.com - Setelah isu KDRT yang dialami Venna Melinda, kini ibu Verrel Bramasta itu meminta Hotman Paris selaku pengacara kondang untuk segera mengamankan Ferry Irawan agar dirinya merasa lebih aman.
Pernyataan ini diungkap langsung Hotman Paris lewat unggahan di akun Instagram pribadinya. Ia mengaku dihubungi ibu tiga anak itu, dan meminta bantuannya untuk menjadi pengacara.
Apalagi kondisi artis sekaligus mantan anggota DPR sedang terbaring lemas, hidung berdarah-darah dan belakangan merasa sakit di tulang rusaknya. Kondisinya juga sudah jadi bukti dan dilaporkan kepada polisi, tapi belum ada perintah penahanan.
"Dia sambil menangis bertanya kepada saya, mau nggak jadi kuasa hukumku. Saya sangat kecewa dengan bukti-bukti penderitaan yang saya alami, kenapa belum ada penahanan, Venna Melinda mengeluh kepada saya," ujar Hotman Paris dikutip dari Suara.com, Rabu (11/1/2023).
Selain itu, karena kasus terjadi di Surabaya, Jawa Timur, secara langsung Hotman Paris juga menyampaikan pesan permohonan untuk Kapolda Jatim agar lebih memperhatikan kasus ini.
"Bapak Kapolda Jatim mohon atensi atau perhatian kepada kasus ini, karena ini sangat menarik perhatian masyarakat Indonesia," tegas Hotman.
Sementara itu, mengutip Psych Central menjauhkan korban KDRT dari pelakunya jadi salah satu langkah pertama sekaligus pertolongan pertama yang harus dilakukan lingkungan sekitar.
Apalagi jika proses untuk pergi dari pelaku cukup menyulitkan jika korban masih merasa ketergantungan dan kerap tak siap untuk berpisah, padahal sudah diperlakukan dengan buruk.
Selain itu, menjauhkan dan mengamankan pelaku sehingga tak bisa kembali menjangkau korban, maka akan membuat korban merasa lebih aman. Apalagi banyak korban merasa tauma dan takut, jika diserang secara tiba-tiba sehingga tak bisa tidur dengan tenang.
Baca Juga: Timnas Indonesia Dibubarkan usai Gagal di Piala AFF 2022, Shin Tae-yong ke Mana?
Mengamankan pelaku dan memastikan pelaku tak bisa menjangkau korban juga bisa memberikan jaminan kepastian, bahwa ia benar-benar aman. Adapun selain menjauhkan korban dari pelaku KDRT, ini cara lain yang bisa mencegah trauma KDRT yang bisa dilakukan.
1. Pastikan Korban Ada di Lingkungan Aman
Meski konsultasi psikolog bisa membantu, tapi akan sia-sia jika lingkungan masih ada di lingkungan ia merasa tak aman. Jadi pastikan lingkungan harus membuat korban merasa nyaman, seperti dikelilingi orang yang tak memojokannya.
Apalagi untuk pulih dari trauma ia harus menyesuaikan situasi dan penyesuaian diri dengan kondisi yang ada, seperti kabut kekerasan dan berbagai laporan kepada yang berwajib.
2. Dicintai Banyak Orang
Agar bisa pulih dari trauma penting bagi korban untuk tetap disayang dan dicintai. Ia juga tak ada dapat penghakiman meski berkata merindukan suaminya yang kasar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 3 HP Xiaomi dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
Terkini
-
Belanja Negara Capai Rp1.365,4 Triliun hingga Mei 2026, Tumbuh 34,4 Persen
-
52 Kode Redeem FF Terbaru 6 Juni 2026: Jangan Sampai Lolos Skin M1887 Rapper Underworld
-
Tepis Penalti, Emil Audero Ungkap Kunci Permainan Solid Lawan Oman
-
Jejak Pelajar dan Pemuda Pembobol Warung di Katibung Berakhir di Jeruji Besi
-
John Herdman Minta Timnas Indonesia Tak Jumawa usai Kalahkan Oman 3-0
-
Adrian Fernandez Didiskualifikasi, Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat Tiga Klasemen Moto3 2026
-
Bertaruh Nyawa di Kedalaman 375 Meter: Drama Penyelamatan Cakra di Jurang Semeru
-
Pelatih Oman Kena 'Prank' Timnas Indonesia, Peringkat Tidak Sesuai Kualitas
-
Jejak Pendidikan Chatib Basri, Menteri Keuangan Era SBY Sempat Dirumorkan Gantikan Purbaya
-
Penantian Panjang, Timnas Indonesia Butuh Waktu 38 Tahun untuk Kembali Kalahkan Oman