Depok.suara.com, Setelah adanya pertanyaan soal pembangunan Madrasah Negeri di Depok, kini janji kampanye Walikota Depok Mohammad Idris dan Imam Budi Hartono soal dana Kelurahan sebesar 5 Miliar dipertanyakan warga.
Pasalnya, dalam kegiatan pelaksanaan baik Pra Musrenbang dan Musrenbang masih disebutkan setiap Kelurahan mendapatkan dana Rp 2,5 Miliar.
"Gimana kan ada pemberian dana Lima Miliar rupiah dari Pemkot Depok,"kata salah satu warga Madih salah satu warga di Beji.
Sementara itu Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Kukusan Saifudin menambahkan, pihaknya sering ditanyakan warga perihal dana Kelurahan lima miliar rupiah.
"Pas pelaksanaan Pra Musrenbang kami ditanyakan warga perihal dana lima miliar rupiah untuk Kelurahan,"katanya.
Dia berharap dana lima miliar yang merupakan janji kampanye Mohamad Idris dan Imam Budi Hartono bisa terealisasi.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah pada Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Kota Depok, Endra mengatakan, Pemerintah Kota Depok melanjutkan realisasi salah satu Janji Kampanye Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok periode 2021-2026 yaitu seluruh kelurahan mendapatkan anggaran Rp 5 miliar setiap tahunnya. Program ini sukses berjalan sejak 2022.
"Dana Rp 5 miliar bersumber dari dua pos anggaran. Yaitu Rp 2,5 miliar melalui dana kelurahan dan Rp 2,5 miliar lainnya intervensi dari perangkat daerah melalui proses Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang)," kata Endra.
"Program realisasi janji kampanye Pak Wali Kota dan Pak Wakil Wali Kota sudah dijalankan sejak 2022 sesuai yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD) Kota Depok 2021-2026," sambungnya.
Endra mengatakan, anggaran Rp 5 miliar digunakan untuk pembangunan sarana prasarana (sarpras) dan pemberdayaan masyarakat tingkat kelurahan.
Tentunya agar lebih cepat dan efisien dalam mendorong roda perekonomian di wilayah tersebut.
"Tahun ini juga demikian per Kelurahan akan mendapatkan dana Rp 5 miliar," katanya.
Menurut Endra, program Rp 5 miliar per kelurahan dinilai sangat efektif untuk mewujudkan pembangunan Kelurahan cerdas. Serta mengakomodir seluruh kebutuhan masyarakat.
"Realisasi fisik dan keuangan pelaksanaan janji kampanye anggaran Rp 5 miliar per Kelurahan untuk kegiatan 2022 terserap lebih dari 90 persen," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
4 Posisi Kamar Mandi yang Baik Menurut Feng Shui agar Hunian Lebih Nyaman
-
Andalkan Autopilot, Mobil Listrik Xiaomi Pecah Rekor Sirkuit
-
Kota Semakin Panas: Penelitian Ini Tunjukkan Atap Putih Bisa Bantu Turunkan Suhu
-
LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%
-
Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya
-
Ulasan Film Jangan Buang Ibu: Ego Anak, Penyesalan, dan Air Mata di Panti Jompo
-
Skandal Suap dan Gratifikasi Rp2,5 Miliar! Ketua dan Wakil PN Depok Segera Disidang di Bandung
-
LPDB Koperasi Ajak Gerakan Credit Union Perkuat Koperasi Desa Merah Putih
-
Rekayasa Lalu Lintas Bundaran HI 27 Juni, Cek Rute Alternatif dan Kantong Parkir HUT Jakarta
-
Kabar Baik Bagi Warga Bogor! Lebih dari 1.000 Rumah Layak Bakal Dibangun Lewat Aspirasi Gerindra