Depok.suara.com, Kasus penyanderaan balita perempuan di wilayah Cilodong Depok berakhir dramatis setelah aparat kepolisian berhasil melakukan negosiasi dengan pelaku yang tidak lain adalah ayah kandung balita itu sendiri.
Dalam proses penyelamatan tersebut, aparat gabungan yang terdiri dari Polda Metro Jaya dan Polres Depok serta dibantu Brimob Polda Metro Jaya berlangsung selama lima jam hingga akhirnya sang balita dapat diselamatkan dari penyanderaan.
Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Hengki Haryadi mengatakan bahwa balita tersebut dapat diselamatkan saat pelaku lengah ketika melakukan negosiasi polisi.
"Kurang lebih lima jam kita menanti negoisasi. Saat lengah kita bisa amankan tersangka maupun putrinya," ujarnya kepada wartawan, Rabu (11/1/2023) seperti dilansir pmjnews.
Lebih lanjut Hengki mengatakan, kasus tersebut bermula saat polisi menerima laporan adanya penyanderaan terhadap anak berusia tiga tahun dengan posisi diancam menggunakan sangkur.
Kemudian, kata Hengki, dalam proses penyelamatan tersebut dilakukan dengan sangat hati-hati karena pelaku mengancam menusukkan sangkur. Namun, saat berhasil diselamatkan, balita itu tidak mengalami luka.
"Setelah kita dalami ternyata pelaku penyaderaan ini adalah orang tuanya. Kita harus berhati-hati karena memang ada dugaan bahwa ayahnya ini adalah menderita gangguan jiwa," terangnya.
Saat ini, lanjut Hengki, kondisi korban dalam keadaan selamat dan sudah tempat aman oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).
"Pelaku juga telah diamankan di Polres Depok untuk kita analisis apakah yang bersangkutan bisa mempertanggungjawabkan tindakannya karena masih dalam keadaan gangguan jiwa," tandasnya.
Baca Juga: Kode Lengser Iwan Bule dari Kursi Ketum PSSI, Titip Timnas Indonesia ke Pengurus Baru
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
5 Poin Penting Kasus Pencemaran Asam Nitrat PT Vopak Terminal Merak yang Bikin Geger Cilegon
-
Setelah Penantian 12 Tahun, Akhirnya Bunga Bangkai Raksasa Mekar Sempurna di Kebun Raya Bogor
-
Tok! OJK Bekukan Izin Underwriter UOB Kay Hian Sekuritas, Buntut Skandal IPO REAL
-
Sempat Dikira Kain Popok, Begini Cerita Fatmawati Saat Pertama Kali Terima Bahan Bendera Pusaka
-
Pekerja BRI Insurance Galang Dana Mandiri demi Bencana Sumatra
-
Liam Rosenior Tuduh Arsenal Tak Hormati Chelsea, Mikel Arteta Bantah Keras
-
Mensos Gus Ipul: Digitalisasi Bansos Signifikan Tekan Kesalahan Data
-
Kemensos Rehabilitasi 7 PMI Korban TPPO di Turki
-
Sulis Jadi Simbol Perempuan Muslim Berdaya Fatayat NU
-
WN China Tersangka Kasus Tambang Emas Kabur, Ditangkap Imigrasi di Entikong