Depok.suara.com - Guntur Soekarnoputra mengaku lebih mendukung Ganjar Pranowo dibanding keponakannya Puan Maharani sebagai Capres yang diusung PDIP. Baginya sosok Ganjar adalah pilihan yang tepat bagi negeri.
Dilihat Depok.suara.com dari kanal YouTube Liputan6, dirinya menyatakan seorang calon presiden tidak harus berasal dari trah Soekarno. Karena itulah dirinya mendukung Ganjar Pranowo.
"Yang jadi presiden atau kepala negara. Tidak harus keluarganya Bung Karno," ucapnya.
Putra sulung Bung Karno ini menyatakan tetap menyayangi Puan Maharani sebagai keponakan. Tetapi bila disuruh mendukung sebagai capres, Guntur mengaku belum terkesan.
"Sama dia sama baik dan sayang. Sebagai pamannya selalu bertindak. Kalau politik Mas To punya pilihan sendiri," ucapnya.
Tetapi dirinya menyatakan siapapun yang maju sebagai capres harus didukung oleh rakyat bawah. Tanpa itu tegasnya tidak ada artinya maju sebagai capres.
"ecuali kalau di basis masa Ganjar tidak dukungan. Dapat simpati. Kalau tidak kuat di basis masa. Mas to tidak pikir jadi presiden," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
Terkini
-
Siapa Amaranta Hank? Eks Artis 'Adult Film' Internasional yang Guncang Pemilu
-
Masjid Al-Aqsa Ditutup 16 Hari Oleh Israel, Larangan Tarawih Pertama Sejak 1967 Guncang Yerusalem
-
Mudik Lebaran Mulai Padat, Antrean Kendaraan di Gilimanuk Tembus KM 15
-
Heboh! Dua Ponsel Harga Limit Rp73 Ribu Laku Puluhan Juta di Lelang KPK, Kok Bisa?
-
Kasasinya Ditolak, Nikita Mirzani Sebut Ada yang Janggal
-
Benarkah Malam ke-27 Ramadan adalah Malam Lailatul Qadar? Simak Tanda-tandanya
-
Investigasi TAUD: Pelaku Penyiraman Andrie Yunus Diduga Ikut Terkena Cipratan Air Keras
-
Solusi Praktis Liburan Lebaran ke Luar Negeri Tanpa Repot Menukar Uang
-
Roy Suryo dan Dokter Tifa Gugat Lagi UU ITE ke MK, Bentuk Tim Troya Tanpa Rismon Sianipar
-
6 Tahun Mandek, Hakim Perintahkan Polisi Segera Usut Tuntas Kasus Kekerasan Jurnalis Makassar