Otomotif / Mobil
Jum'at, 31 Juli 2026 | 14:34 WIB
Mitsubishi Eclipse. (Drive Place)
Baca 10 detik
  • Mitsubishi merilis spesifikasi Eclipse Sportback EV berbasis Nissan Leaf yang dijadwalkan meluncur pada musim gugur 2027 untuk pasar global.
  • Mobil listrik seharga sekitar Rp570 juta ini dibekali baterai 75 kWh yang menawarkan jarak tempuh hingga 487 kilometer.
  • Kendaraan ramah lingkungan tersebut dilengkapi sistem pengisian cepat 35 menit serta dua jenis port pengisian baterai yang berbeda.

Suara.com - Nama Mitsubishi Eclipse kembali hadir, kali ini bukan sebagai coupe sport yang dulu populer di era Fast and Furious, melainkan dalam wujud Eclipse Sportback EV.

Model terbaru ini berbasis Nissan Leaf, dengan sedikit ubahan desain eksterior agar lebih agresif.

Mitsubishi resmi merilis spesifikasi baterai dan sistem pengisian untuk versi 2027, menegaskan arah baru mereka di segmen mobil listrik terjangkau.

Mitsubishi bekerja sama erat dengan Nissan, memanfaatkan platform Leaf untuk menghadirkan Eclipse Sportback EV.

Perubahan yang dilakukan Mitsubishi meliputi bumper depan-belakang, desain lampu belakang, pelek baru, serta spoiler ducktail.

Meski ubahannya tidak radikal, Mitsubishi berharap nama Eclipse bisa menarik konsumen yang mencari EV murah dengan tampilan lebih sporty.

Eclipse Sportback EV dijadwalkan meluncur pada musim gugur 2027. Kehadirannya akan menambah pilihan EV di pasar global, terutama di segmen entry-level yang semakin ramai.

Menurut Inside EV, peluncuran dilakukan di pasar internasional, dengan fokus utama Eropa dan Amerika. Namun, gaungnya bisa sampai ke Asia, termasuk Indonesia, mengingat tren elektrifikasi semakin kuat.

Dengan harga yang diperkirakan mirip Nissan Leaf, sekitar Rp570 juta (setara $31.535), Eclipse Sportback EV berpotensi jadi pesaing BYD Seal dan Hyundai Ioniq 5 jika hadir di Indonesia..

Baca Juga: Cara Cek Pajak Tahunan Mobil Listrik Lewat HP, Cepat dan Nggak Pakai Ribet!

Mitsubishi Eclipse versi lawas. (Drive Place)

Ada beberapa alasan mengapa Eclipse Sportback EV patut diperhatikan. Pertama, baterai 75 kWh yang sama dengan Leaf, menawarkan jarak tempuh hingga 303 mil atau sekitar 487 km.

Kedua, sistem pengisian cepat memungkinkan baterai terisi dari 10–80 persen dalam 35 menit, cukup kompetitif untuk kelasnya.

Ketiga, mobil ini dilengkapi dua port pengisian: NACS di sisi penumpang untuk akses ke Tesla Supercharger hingga 150 kW, dan port J1772 di sisi pengemudi untuk pengisian AC Level 1 atau Level 2 di rumah.

Mitsubishi menegaskan bahwa semua varian Eclipse Sportback EV akan menggunakan baterai 75 kWh, tanpa opsi kapasitas lebih kecil.

Strategi ini berbeda dengan rencana awal Nissan yang sempat ingin meluncurkan Leaf versi baterai kecil namun akhirnya ditunda.

Dengan spesifikasi seragam, Mitsubishi berharap konsumen lebih mudah memilih tanpa bingung soal varian baterai.

Secara desain, Eclipse Sportback EV memang sulit dibedakan dari Leaf, namun Mitsubishi mencoba memberi identitas lewat detail eksterior.

Interior belum diungkap, tapi diharapkan ada perbedaan agar konsumen merasa mendapatkan sesuatu yang khas dari Mitsubishi.

Load More