Depok.suara.com - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) akhirnya memberikan tanggapan atas protes Deddy Corbuzier kepada KPI. Deddy Corbuzier menanyakan soal peran KPI ketika Fajar Sadboy di undang ke berbagai acara televisi sebagai narasumber.
Tanggapan KPI atas protesnya Deddy Corbuzier terlihat pada salah satu unggahan akun tiktok @rusdigaming43. Pada unggahan tersebut KPI menjelaskan Bahwa pasal yang disampaikan oleh Deddy Corbuzier terkait undang-undang Pedoman Prilaku Penyiaran tidaklah tepat.
"Ini soal pasar atau pasal nih bu? Kalau pasal ya bu, apa yang disampaikan Deddy Corbuzier itu nggak tepat. Karena beda konteks ternyata" ujar KPI.
KPI juga menjelaskan bahwa jauh sebelum protesnya Deddy Corbuzier muncul, sudah dilakukan pengecekan ke bidang pemantauan.
"Kita sudah telusuri sebenarnya. Jauh sebelum Deddy Corbuzier muncul, saya udah crosscheck ke pemantauan. Nggak ada, nggak ada yang dilihat disitu" lanjutnya.
KPI menyebut jika pasal 29 peraturan KPI yang di pertanyakan oleh Deddy Corbuzier kepada KPI tidaklah tepat.
"Pasal 29 yang disebutkan Deddu itu nggak tepat. Karena Fajar nggak ada traumatik, nggak ada ngomongin perceraian, nggak ada perselingkuhan, hanya percintaan anak muda, cinta monyet." pungkasnya.
"Dan secara eksplisiteksplisit di prediksi P3SPS, nggak disebutin pak lambang soal percintaan cinta monyet" sambungnya.
Untuk diketahui, sebelumnya Deddy Corbuzier sempat protes menanyakan kehadiran dan peran KPI pada saat Fajar Sadboy tampil di acara stasiun televisi. Pada protesnya, Deddy Corbuzier mempertanyakan tentang peran KPI untuk melindungi hak anak-anak seperti yang tertera pada pasal 29 peraturan KPI tentang Pedoman Prilaku Penyiaran.
Baca Juga: Kondisinya Membaik, Lukas Enembe Kembali Huni Rutan KPK
Berita Terkait
-
Bahas Aturan Sosialisasi dan Kampanye Pemilu 2024, KPU Libatkan Dewan Pers hingga Bawaslu
-
Deddy Corbuzier Protes Keras KPI gegara Fajar Sadboy Seliweran di TV, Warganet: Terima Kasih Sudah Mewakili!
-
Deddy Corbuzier Ngamuk Konten Fajar Sadboy Ramai di TV, KPI: Tidak Ada Larangan
-
KPI Tanggapi Kritik Pedas Deddy Corbuzier Soal Fajar Sadboy Seliweran di Televisi
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana