Depok.suara.com - Aksi pelemparan batu kepada bus pemain Persis Solo kini tengah disorot oleh media. Apalagi salah satu pemain Persis Solo, Ferdinand Sinaga diduga melakukan pembalasan kepada oknum tertentu.
Dilihat dari kanal YouTube Seputar Surakarta, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengaku meminta maaf bila ada kesalahan dari pihaknya. Terutama bila ada pemain Persis Solo yang melakukan tindakan kekerasan.
"Silahkan di dalami kalau ada yang salah dengan pemain kami saya minta maaf. Kita fair saja. Silahkan diperiksa, " ucapnya.
Gibran menjelaskan bahwa aksi yang dilakukan oleh pemain Persis Solo itu adalah tindakan spontan. Hal ini karena terprovokasi pelemparan batu dari oknum suporter.
"Dibayangkan saja jauh-jauh dari tempat mereka, habis tanding capek. Bisnya di lempari batu. Rasanya gimana," jelasnya.
Tetapi dirinya menyatakan pemain Persis Solo yang melakukan tindakan kekerasan itu untuk meminta maaf. Dia juga memintanya untuk koperatif bila ada panggilan dari kepolisian.
"Semua salah. Pemain yang melakukan pengejaran harus minta maaf. Kooperatif kalau ada pemeriksaan," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
Terkini
-
Salah Sasaran, 2 Pemuda Dikeroyok karena Disangka Begal di Baleendah
-
Gelar Doa di Lokasi KM 50, PUI: Indikasi Pengaburan Fakta Kian Terang
-
Menantang Maut di Aliran Cikaso: Ketika Jalan Rusak Memaksa Warga Cilampahan Nyebrang dengan Perahu
-
Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
-
Bayar Pajak Kendaraan di Riau Bisa Dapat Emas Batangan dan Sepeda Motor
-
Sinopsis Gold Land, Park Bo Young Terlibat Kasus Penyelundupan Emas Ilegal
-
5 Motor Bekas Tangguh di Bawah Rp10 Juta untuk Perantau yang Mau Cari Kerja di Jakarta
-
Tembus 2,37 Juta Kendaraan! Arus Mudik Lebaran 2026 di Tol Tangerang-Merak Pecah Rekor
-
Kehabisan Ongkos Pulang dari Anyer, 4 Wisatawan Jakarta Nekat Curi Kabel di Serang
-
Kepala Diperban, Flea RHCP Bohong Habis Hajar Preman yang Rampok Lansia