Depok.suara.com - Saat ini, Shane Lukas ikut terlibat menjadi tersangka kasus pemukulan dan penganiayaan terhadap David Ozora. Sebelumnya, Mario Dandy melakukan penganiayaan kepada anak petintgi GP Anshor tersebut.
Kendati demikian, menurut pengakuan dari Happy Sihombing sebagai kuasa hukum Shane Lukas, dirinya mengatakan jika kliennya itu sempat diiming imingi bisa bebas oleh pacar AGH tersebut.
Bak percaya diri bisa bebas dari jeratan hukum, Dandy Mario disebut menjanjikan Shane Lukas bebas karena sang ayah yang merupakan eks pejabat pajak itu akan mengurusnya.
"Menurut penjelasan, Shane Lukas juga mengaku ada di relasi kuasa Mario Dandy Satriyo karena dia mengandalkan bapaknya dan pernah Mario Dandy Satriyo berkata, ‘Sudah jangan takut. Bapak saya nanti yang urus semua'," jelas Happy dikutip Senin (6/3/2023).
Disamping itu, ternyata keluarga Shane Lukas itu sangat berbeda kondisi finansialnya meski keduanya berteman. Bahkan, menurut sang pengacara untuk rumah pun keluarga Shane kerap berpindah pindah kontrakan.
Namun sayang, karena pertemanannya tersebut, kini keduanya sama sama ditahan, bahkan menurut Happy keduanya masih menjalin pertemanan di dalam penjara.
Sementara itu, di samping Shane bisa berteman dengan Mario Dandy yang anak pejabat, menurut Happy, kliennya tersebut merupakan orang yang lembut dan mudah bergaul.
"Mereka masih ngobrol. Jadi, ini memang si Shane, benar-benar orang bergaul," ungkap Happy pada Rabu (1/3/2023) lalu.
Sementara itu, penyebab Shane Lukas bisa ditetapkan sebagai tersangka itu karena adanya alat dan barang bukti keterlibatan Shane Lukas dalam penganiayaan David Ozora yang merupakan anak dari salah satu anggota GP Ansor.
Baca Juga: Bali United Tanpa Eber Bessa dan Brwa Nouri, Pelatih Persita: Laga Nanti Masih Tetap Sulit
"Berdasarkan fakta-fakta, alat bukti, dan barang bukti yang kami temukan dari pendalaman penyidikan, kami telah mengalihkan status SRL 19 Tahun menjadi tersangka," ungkap Ade Ary.
Rupanya Shane Lukas berperan aktif dalam merekam aksi kekerasan Mario Dandy kepada David.
"Merekam tindakan kekerasan dengan HP tersangka MDS," ungkapnya.
Selain itu, Shane Lukas juga menyetujui ajakan Mario Dandy untuk menemaninya bertemu David dan berakhir menganiayanya hingga koma.
"Mengiyakan ajakan tersangka MDS untuk menemaninya dengan tujuan hendak memukuli korban. Memberikan pendapat kepada tersangka MDS 'wah parah itu' ya sudah hajar saja," kata Ade Ary.
"Membiarkan terjadinya kekerasan, dan tidak mencegahnya. Mencontohkan 'sikap tobat' atas permintaan tersangka MDS agar ditirukan oleh korban," pungkasnya..
Berita Terkait
-
Rekening Konsultan Pajak Diblokir PPATK Terkait Kasus Rafael Alun, Diduga Ada Pencucian Uang
-
Kakak AGH Ungkap Kronologi Kejadian Penganiayaan MDS Pada David: Wah Parah Sih!!
-
KPK Berencana Panggil Istri Rafael Alun Trisambodo
-
Mantap, Polisi Lakukan Ini Agar Mario Dandy dan Shane Lukas Tak Bohongi Penyidik Lagi
-
Menengok Konsultan Pajak yang Bantu Rafael Alun Trisambodo: Kini Kabur ke Luar Negeri
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling 'Skena' di Jakarta, Nomor 4 Lagi Banyak Diburu Kolektor
-
5 Alasan Tren 'Slow Living Run' Kini Bikin Banyak Orang Lebih Suka Lari Santai di Taman Kota
-
HKBP Pastikan UHN Terus Bertransformasi, Tetap Jadi Kampus Inklusif untuk Semua
-
Long Weekend ke Singkawang, Ada Festival Dayak Naik Dango, Kuliner dan 80 Stan UMKM
-
Dunia Sedang Bergejolak, Xi Jinping dan Donald Trump Gelar Pertemuan Rahasia di Beijing!
-
Saat Perempuan Punya Penghasilan Sendiri, Risiko Kekerasan Disebut Bisa Berkurang
-
Long Weekend Dimanfaatkan Warga Palembang untuk Borong Emas saat Harga Turun Rp20 Ribu
-
Gubernur Khofifah Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026 di Grahadi
-
Kisah Douglas Santos Tolak Naturalisasi Rusia, Target Timnas Brasil Juara Piala Dunia 2026
-
Proses DNA Ungkap 11 Identitas Korban Bus ALS di Muratara, 3 Jenazah Masih Misterius