Depok.suara.com - Ketua DPRD Luwu Timur Aripin meminta maaf atas video viralnya yang menolak salaman dengan warga. Dirinya pun terlihat menemui warga yang ditolak salamnya oleh dirinya.
Terlihat dari akun YouTube Memomedsos, Aripin menjelaskan bahwa dirinya dan warga bernama Arif ini sudah kenal lama. Mereka berdua pun sudah tidak mempermasalahkan hal tersebut
"Saya bersama saudara Arif sudah saling memafkan. Dan tidak ada permasalahan lagi," paparnya.
Aripin mengaku bahwa saat menjadi kepala desa, Arif selalu datang ke rumahnya. Dia pun selalu minum kopi bersama dengan Arif ketika menjadi anggota DPRD.
"Pak Arif dan saya ini kenal dekat," ucapnya.
Di sisi lain Arif menyatakan tidak ada masalah antara dirinya dengan Aripin. Sehingga dia meminta kepada masyarakat tidak lagi menghujat kader partai Golkar tersebut m
"Para warganet dan masyarakat luas tidak perlu bertikai. Karena pikiran saya ini untuk daerah saya," pungkasnya.
Sementara itu sebelumnya Wakil Ketua DPD I Golkar Sulawesi Selatan (Sulsel) Bidang Kaderisasi dan Keanggotaan, Abbas Hany menyatakan penyesalan atas sikap Aripin. Golkar bahkan mengancam akan memecat Aripin dari jabatannya sebagai Ketua DPRD Luwu Timur.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
- 5 Parfum Wanita Terbaik untuk Acara Malam, Wanginya Elegan dan Memikat
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Menunggu 22 Tahun Hingga Hamil di Usia 45: Kisah Nyata Perjuangan Bayi Tabung yang Menginspirasi
-
Euforia Piala Dunia 2026 Tak Cukup Selamatkan Ekonomi Meksiko: Stadion Penuh, Pemasukan Lesu
-
KPK Tolak Laporan Menhut Raja Juli Kembalikan Amplop Bupati Kuansing
-
Jejak Brutal MYF: Pembacok Samurai di Lumajang yang Ternyata Predator Pemerkosa Driver Ojol
-
Detik-detik Kakek Saniman Terhantam CBR Saat Putar Balik di Watudakon Jombang
-
Jika Argentina Juara, Benarkah Dinasti Baru Sepak Bola Dunia Resmi Dimulai?
-
Deschamps Akui Prancis dan Inggris Sama-sama Ogah Main, tapi Tetap Serius Bidik Tempat Ketiga
-
Pulau Panggang Krisis BBM, Nelayan Terancam Tak Bisa Melaut
-
Misteri Pembunuhan di Ruangan Tertutup dalam Novel Everything Becomes F
-
Panut Rilis Buku Otobiografi, Tegaskan Komitmen Kawal Benteng Hijau Sumatra