Depok.suara.com - Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menjadi sorotan setelah dikritik oleh warganya bernama Bima Yudho Saputro. Pasalnya dalam masa kepemimpinannya Provinsi Lampung dianggap tidak mengalami kemajuan.
Masyarakat lantas menyoroti profil politisi asal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini. Salah satunya adalah harta kekayaan dari Arinal Djunaidi.
Dilihat dari catatan LHKPN, harta dari
Arinal Djunaidi mencapai Rp22 Miliar. Hartanya terdiri dari sejumlah aset seperti tanah dan bangunan, alat transportasi dan mesin, harta bergerak lainnya, dan setara kas.
"Menurut data LKHPN, kekayaannya sampai 22Miliar. Banyak juga hartanya," ucap @chyntiaaasari.
Ternyata Arinal Djunaidi juga masuk dalam daftar 10 Gubernur dengan kekayaannya terbesar di Indonesia. Dirinya masuk pada posisi 10 besar di antara para Gubernur lainnya.
Hal ini jelas menjadi ironis karena potret Provinsi Lampung yang masih belum ada perbaikan. Hal ini terlihat dalam beberapa video yang menampilkan beberapa jalan yang masih rusak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026