Laporan kuasa hukum Gubernur Lampung, Ginda Anshori resmi ditolak pihak kepolisian.
Diketahui, dirinya melaporkan dugaan ujaran kebencian dari kritik yang dilayangkan Bima Yudho Saputro terhadap pemerintahan Lampung.
Polda Lampung (18/4) menyatakan tidak menemukan unsur pidana UU ITE dari laporan tersebut dan kasus itu kini dinyatakan selesai.
Sementara itu dilansir dari twitter @kompascom, KPK ditenggarai kian gencar menyelidiki dugaan kasus korupsi dalam struktur pemerintahan Provinsi Lampung.
Menanggapi kabar itu, warganet bersorak untuk Bima. Salah satunya malah menyudutkan Ginda setelah dirinya mencabut laporan tersebut.
"Ghinda gimana kabarnya? Bisa tidur gak tuh setelah justru dia "menjerumuskan" yang mulia gubernur? Atau malah sudah "mudik" ke luar negeri karena takut dipanggil KPK dan Polisi?" tulis akun @shag*******.
"G.A. kudu diperiksa juga karna mencurigakan motif laporannya." tambah akun @el_******
Warganet juga mendorong Bima untuk membuat pelaporan balik atas dugaan pencemaran nama baik. "Waktunya bima counter attack, dengan pasal pencemaran nama baik Dan perbuatan tidak menyenangkan wkwkwk," cuit akun @de_******
Mereka juga meminta KPK untuk bergerak cepat meninjau Perprov Lampung beserta jajarannya. "wajib itu, untuk Bima dan seluruh keluarga wajib di lindungi, karena sudah mendapat ancaman intimidasi @KPK_RI tolong gerak cepat dalam pengusutan. sebelum barang bukti dilenyapkan," tulis @si_******
Berita Terkait
-
Kekayaannya Dipantau KPK, Terungkap Gubernur Lampung Kerap Sewa Artis Ibukota Bertarif Tinggi untuk Pesta Acara
-
Menciut! Gubernur Lampung minta Sekda Jelaskan Kebenaran Teror Bima Karena Mengaku Sakit Jantung, Warganet: Orang Penyakitan Kok Jadi Pemimpin?
-
Ngaku Preman Sampai Tampar Pegawai Bandara, Influencer Ini Ungkap Rekam Jejak Arinal Djunaidi Warganet: Kok Bisa Jadi Gubernur?
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis