/
Senin, 24 April 2023 | 17:19 WIB
Muhammadiyah (Ilhamzada)

Depok.suara.com - Kasus ancaman pembunuhan kepada kader Muhammadiyah yang dilakukan oleh  peneliti BRIN AP Hasanuddin berbuntut panjang. Hal ini setelah kader Muhammadiyah mencari lokasi dari orang yang bersangkutan.

Dilihat dari cuitan Twitter @Ilhamzada, AP Hasanuddin disebutkan tinggal di Jombang. Tetapi setelah didatangi oleh anggota Muhammadiyah orang tersebut sudah tidak ada.

"Dia gunakan alamat Jombang, ternyata saat cek lokasi alamat, tidak sesuai. Warga sekitar tidak kenal," jelasnya.

Ilham lantas menjelaskan bahwa pada pukul 14.00 WIB, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Jombang bersama PDPM, Tapak Suci, dan IPM telah berkoordinasi dg Polres Kota Blitar. Laporan telah masuk ke Polres Kota Jombang beserta bukti-bukti dari media sosial.

"Proses hukum masih berjalan, kita tunggu update selanjutnya," ucapnya.

Dijelaskan kembali bahwa berdasarkan cek lokasi, rumah tersebut bukan rumah yg bersangkutan, melainkan rumah kontrakan atas nama orang lain. Sementara itu Tim dari KOKAM PDPM Jombang dan Tapak Suci sedang berada di perumahan yang sesuai alamat di Diwek Jombang.

"Dan benar adanya yg bersangkutan, tiga hari lalu datang ke alamat tersebut. Rumah yg di alamat tersebut adalah rumah yg dikontrak dan dtempati Bapak Roni atau orang tua dari AP Hasanuddin," pungkasnya.

Load More