Depok.suara.com - Kasus ancaman pembunuhan kepada kader Muhammadiyah yang dilakukan oleh peneliti BRIN AP Hasanuddin berbuntut panjang. Hal ini setelah kader Muhammadiyah mencari lokasi dari orang yang bersangkutan.
Dilihat dari cuitan Twitter @Ilhamzada, AP Hasanuddin disebutkan tinggal di Jombang. Tetapi setelah didatangi oleh anggota Muhammadiyah orang tersebut sudah tidak ada.
"Dia gunakan alamat Jombang, ternyata saat cek lokasi alamat, tidak sesuai. Warga sekitar tidak kenal," jelasnya.
Ilham lantas menjelaskan bahwa pada pukul 14.00 WIB, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Jombang bersama PDPM, Tapak Suci, dan IPM telah berkoordinasi dg Polres Kota Blitar. Laporan telah masuk ke Polres Kota Jombang beserta bukti-bukti dari media sosial.
"Proses hukum masih berjalan, kita tunggu update selanjutnya," ucapnya.
Dijelaskan kembali bahwa berdasarkan cek lokasi, rumah tersebut bukan rumah yg bersangkutan, melainkan rumah kontrakan atas nama orang lain. Sementara itu Tim dari KOKAM PDPM Jombang dan Tapak Suci sedang berada di perumahan yang sesuai alamat di Diwek Jombang.
"Dan benar adanya yg bersangkutan, tiga hari lalu datang ke alamat tersebut. Rumah yg di alamat tersebut adalah rumah yg dikontrak dan dtempati Bapak Roni atau orang tua dari AP Hasanuddin," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
Terkini
-
Israel Ancam Lebanon dengan 'Api Besar', Ketegangan dengan Hizbullah Kian Memanas
-
Tidak Ada Kata Maaf, Publik Soroti Klarifikasi Green SM Usai Tragedi di Bekasi Timur
-
Militer Meksiko Ringkus El Jardinero Pemimpin Kartel JNGC yang Paling Dicari Tanpa Letusan Senjata
-
Bukan di Depan atau Belakang, Ini Bagian Gerbong Kereta yang Paling 'Aman' Jika Terjadi Kecelakaan
-
Buntut Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi, MTI Desak KNKT Bongkar Keandalan Taksi Listrik VinFast
-
Mauricio Souza Girang 4 Pemainnya Dipanggil John Herdman, Siapa Saja?
-
AHY Minta Evakuasi Gerbong KRL di Bekasi Timur Rampung Sore Ini, Target Malam Sudah Normal
-
Pelatih Persija Jakarta Sudah Pasrah Soal Gelar Juara Super League 2025/2026
-
Genjot Target E20, Pertamina Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Domestik
-
Dituding Jadi Penyebab Kecelakaan KRL di Bekasi Timur, Gaji Driver Green SM Hampir Rp10 Juta?