Depok.suara.com - Ngorok saat tidur memang bisa menjadi salah satu hal yang mengganggu proses pernapasan. Namun, ini juga bisa menggangu orang lain yang tidur di sebelah kamu lho.
Seperti yang diketahui, ngorok saat tidur dapat menjadi masalah yang serius dan mengganggu kualitas tidur kamu dan pasangan. Selain itu, suara yang ditimbulkan pun bisa sangat mengganggu untuk yang mendengarnya.
Namun jangan khawatir, ada banyak cara yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi masalah ngorok saat tidur. Lantas apa saja yang menjadi cara yang paling aman dan efektif untuk menghilangkan ngorok saat tidur tersebut?
1. Menjaga Berat Badan Ideal
Salah satu penyebab utama ngorok adalah kelebihan berat badan. Jika kamu memiliki masalah ngorok saat tidur, pertama-tama pastikan kamu menjaga berat badan kamu dalam batas yang sehat.
2. Mengubah Gaya Hidup
Mengubah gaya hidup juga bisa membantu menghilangkan ngorok saat tidur. Beberapa hal yang bisa kamu lakukan antara lain adalah menghindari konsumsi alkohol dan rokok.
Tidur dengan posisi tidur yang tepat juga bisa mengurangi ngorok saat tertidur lho. Terlebih, jika kamu mampu menghindari makan terlalu banyak saat sebelum tidur, ini juga dapat mengurangi ngorok.
Beberapa alat bantu seperti splint hidung atau perekat gigi juga bisa membantu menghilangkan ngorok saat tidur. Alat bantu ini membantu membuka saluran udara dan mengurangi getaran yang menyebabkan ngorok.
Baca Juga: Rangkaian Kegiatan HUT ke-496 DKI Jakarta Dimulai Hari Ini, Simak Jadwal dan Acaranya di Sini
3. Mengubah Kebiasaan Tidur
Jika ngorok terjadi karena kebiasaan tidur tertentu seperti tidur telentang, maka mengubah kebiasaan tidur kamu bisa membantu mengurangi ngorok. Coba tidur dengan posisi miring atau menggunakan bantal ekstra untuk membantu menyangga kepala dan leher kamu.
4. Konsultasi dengan Dokter
Jika ngorok kamu sangat mengganggu dan tidak ada cara yang berhasil membantu menghilangkannya, maka sebaiknya konsultasi dengan dokter. Dokter bisa membantu mendiagnosis penyebab ngorok dan memberikan pengobatan yang tepat.
Berita Terkait
-
5 Cara Tradisional Mendeteksi Kesehatan Pencernaan, Sepele tapi Bermanfaat
-
4 Cara Ini Akan Membuatmu Terhindar dari Dehidrasi, Pernah Mencobanya?
-
Cocok untuk Pemanis Kopi, Ini 6 Manfaat Gula Aren bagi Kesehatan Tubuh
-
5 Khasiat Minuman Lemongrass untuk Ginjal, Menyegarkan dan Menyehatkan
-
4 Rekomendasi Makanan dan Minuman yang Harus Dihindari Pascacabut Gigi
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Belanja Rp75 Ribu di Alfamart Bisa Tebus Murah: Minyak Goreng Rp36.900 hingga Sirup Marjan Rp6.900
Terkini
-
Bertemu di Istana Wapres, Gibran Rangkul dan Beri Hampers Lebaran Rismon Sianipar
-
Vidi Aldiano Ternyata Sempat Pusing Digugat Rp 24,5 Miliar, Raffi Ahmad: Gue Jagain dari Belakang
-
Pastikan Pemudik Nyaman, Satker PJN DIY: Jalan Yogyakarta Sudah Bebas Lubang
-
Minyak Dunia Tembus USD 120, APBN 2026 Terancam Jebol? Cek Faktanya
-
Bosan Kasih Uang? Ini 6 Ide THR Anak yang Jauh Lebih Bermanfaat!
-
Termasuk Indonesia, 8 Negara Sebut Israel Langgar Hukum Internasional karena Blokade Al Aqsa
-
Pertempuran Udara: Iran Tembak Jatuh Pesawat Tanker AS di Langit Irak
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
KPK Sebut Yaqut Coba Suap Pansus Haji Pakai Dana Jemaah Khusus Rp17 Miliar
-
Aoashi Season 2 Tayang 4 Oktober, Visual dan PV Arc Tim A Terungkap