Depok.suara.com - Inge Anugrah mengungkapkan bahwa dirinya pernah mengajak Ari Wibowo untuk ikut konseling dalam rangka menyelamatkan pernikahan mereka.
Hal itu dilakukan ketika Inge mulai menyadari rumah tangganya tidak baik-baik saja, dan mengajak Ari mencari solusi bersama.
Namun sayangnya Ari Wibowo menolak karena khawatir masalah rumah tangganya dengan Inge akan bocor dan diketahui publik.
"Berkali-kali aku minta konseling loh, tapi gak pernah terjadi, karena dia gak mau," ucap Inge saat hadir di acara bincang-bincang kanal YouTube dokter Richard Leee
"Dia gak percaya akan confidentiality (kerahasiaan). Karena dia orang yang gak percaya konseling, kita gak pernah konseling," ujar Inge.
"Memang, takut konselornya nge-spill kalau kita punya masalah," lanjutnya.
Tanpa kenal lelah, Inge tetap berusaha meyakinkan Ari Wibowo untuk menemui konselor pernikahan. Inge juga memberi pengertian bahwa konselor ataupun Romo tidak mungkin membeber permasalahan mereka ke publik.
Sayangnya Ari tetap tak bisa percaya begitu saja.
"Di situ aku bilang bahwa kita punya masalah pernikahan, kita harus konseling," kata Inge.
Baca Juga: Bertemu di Ruang Sidang, Sosok Ini Disebut Penguasa Jaksel Oleh Ayah David
Jika Ari menolak pergi ke konselor karena khawatir permasalahan rumah tangganya bocor, Inge justru berpikir menyelamatkan keutuhan rumah tangganya jauh lebih penting.
"Kalaupun sampai Indonesia tahu kita pergi ke konseling itu akan jadi hal yang positif, karena kita mengakui kita punya masalah dan ingin memperbaikinya dengan pergi ke konselor. Tapi itu gak masuk ke dia," ujar Inge.
"Maksud aku, kalau memang pernikahan kita begitu penting, kenapa gak itu dulu daripada nama baik?" tambah Inge.
Meski akhirnya Inge menuruti Ari dan menjalani kehidupan rumah tangga seperti biasa, Inge merasa permasalahan tidak selesai dan membuat dirinya lelah karena kesalahan terus berulang.
"Ada satu titik di mana dia bilang 'this is me, aku udah umur segini, gak bisa berubah, accept me,'" kata Inge.
"Tapi menurut aku, aku tahu kita gak bisa mengubah seseorang, tapi kalau expect orang bisa berubah menjadi lebih baik dari yang sebelum aku jatuh cinta, kenapa gak?" sambungnya.
Ari Wibowo sendiri mendaftarkan gugatan cerai terhadap Inge Anugrah ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 3 April 2023. Gugatan tersebut tercatat dengan nomor perkara 324/Pdt. G/2023/PN.
Keduanya memutuskan berpisah setelah menjalin rumah tangga selama 17 tahun. ***
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
Terkini
-
Sampah Organik Masih Menumpuk di Bali, Warga Benoa Diajak Ubah Limbah Jadi Ekoenzim
-
BPS Catat Deflasi Emas Perhiasan, Kabar Gembira bagi Anda yang Ingin Investasi
-
Kimi Antonelli Waspadai Ancaman Ferrari pada GP Monako 2026
-
Analis: Presiden Prabowo Kini Terhimpit di Antara PDIP dan Jokowi
-
Target Utama Jonatan Christie Tahun Ini: Juara Indonesia Open 2026!
-
Ulasan Drama Live Up to Your Youth, Ambisi dan Cinta di Kota Beijing Era-90
-
4 Parfum Aroma Floral dan Fruity di OH!SOME, Wangi Segar dan Feminin untuk Sehari-hari
-
Ivan Gunawan Temukan Brand Hijab Bernama Irwan Ginawan, Langsung Beri Komentar Kocak
-
Serba Salah Jadi Perempuan: Mau Hemat Dibilang Pelit, Mau Belanja Dibilang Boros
-
Zero Waste di Era Serba Instan: Idealisme Gen Z vs Realita di Lapangan