/
Senin, 03 Juli 2023 | 14:51 WIB
Potret belasan pemuda yang diamankan polisi lantaran kedapatan melakukan aksi balap liar (Dok. /ist)

Depok.suara.com, Belasan pemuda berhasip diamankan oleh Tim Perintis Presisi Polres (TPPP) Metro Depok di Jalan Kemakmuran Raya, Depok lantaran melakukan aksi balap liar di Jalan Raya Lenteng Agung.

Anggota Tim Patroli Perintis Presisi Polres Metro Depok Briptu Lungit Jati mengatakan, belasan pemuda tersebut mengaku melakukan balap liar di Lenteng Agung, Jakarta Selatan.

Peristiwa tersebut kata Lungit, terjadi pada dini hari tadi sekitar pukul 03.46 WIB. Tim Patroli Perintis Presisi Polres Metro Depok awalnya tengah melakukan patroli dan melihat sekelompok pengendara motor yang cukup ramai.

"Ketika kita coba menghampiri mereka ternyata semuanya melarikan diri. Kami pun berusaha mengejar dan berhasil memberhentikan sebagian dari mereka," katanya.

Saat diperiksa, lanjut Lungit, para Pemuda tersebut mengakui telah melakukan balap liar di Jalan Lenteng Agung, Jakarta Selatan. Hal itu dibuktikan saat ditemukannya bukti video mereka saat melakukan aksi balap lir tersebut.

"Dari pengakuan dan bukti yang didapat, bahwa mereka baru saja melakukan balap liar di Jalan Lenteng Agung Raya," tuturnya. 

"Ditemukan juga bukti video saat melakukan aksinya sambil memberhentikan kendaraan yang melintas," sambungnya. 

Setelah itu, kata Lungit, pihaknya i memberi teguran keras dan memerintahkan para pemuda tersebut untuk melengkapi kendaraan yang tidak sesuai standar operasional. Serta imbauan agar tidak mengulangi hal tersebut.

"Lalu kami memberikan teguran keras dan memerintahkan untuk melengkapi kendaraan yang tidak sesuai standar operasional,"katanya.

Baca Juga: Fase Armina Berakhir, Jemaah Haji Kembali ke Tanah Air Bertahap Mulai 4 Juli 2023

Dan diberikan imbauan agar tidak melakukannya kembali di lain hari karena dapat membahayakan diri sendiri maupun pengendara lainnya.

Lungit mengatakan seluruh pemuda tersebut diimbau untuk mengganti standar motornya dan membawa orang tuanya ke Polres Metro Depok.

"Kita suruh ganti standar motornya di Polres sambil bawa orang tua," pungkasnya. 

Load More