/
Minggu, 16 Juli 2023 | 11:46 WIB
Slank dan Kapolri (Tangkapan layar)

Depok.suara.com - Lagu baru Slank dengan judul Polisi yang Baik Hati menuai cibiran dari masyarakat. Banyak yang menilai Slank kini telah menjadi band pendukung pemerintah atau plat merah.

Pertanyaan sama juga dilontarkan oleh jurnalis musik, Soleh Solihun yang heran dengan lagu baru Slank tersebut. Pasalnya lagu ini terkesan sangat memuji kepolisian.

"Pertanyaan itu pasti muncul di benak banyak orang, termasuk saya dan mungkin kamu. Ketika biasanya band yang imejnya memberontak bikin lagu yang mengkritik aparat, Slank bikin lagu yang terdengar seperti menyanjung aparat," jelas Soleh.

Soleh lantas menanyakan lagu tersebut apakah memang bermaksud menyanjung kepolisian atau malah menyindir. Hal ini karena liriknya ada yang bermaksud sebagai sebuah harapan.

"Seandainya semua aparat baik hati, maka semua hal itu harus ada atau bakal ada. Kalimat "kehadiranmu selalu dinanti" bisa bermakna bahwa sekarang belum hadir," paparnya.

Tetapi Soleh menilai lagu ini memang dibuat untuk kepentingan manggung di acara ulang tahun institusi kepolisian. Baginya keputusan Slank untuk membuat lagu tersebut tak bisa disalahkan.

Namun banyak yang berharap Slank tak terlalu dekat dengan para penguasa. Apalagi Slank pernah dilarang manggung selama dua tahun oleh sebuah rezim.

"Pertanyaan berikutnya, memang seberapa banyak yang baik hati dibandingkan yang tidak? Itu saya tak bisa jawab. Tapi, saya bisa bilang, bahwa yang jelas sih, Slank yang baik hati," jelas Soleh.

"Dua tahun pernah tak bisa manggung karena tak dapat ijin, eh mereka masih bisa bikin lagu begini," pungkasnya.

Baca Juga: Menikmati Libur Akhir Pekan di Gunung Lawu dengan Olahan Mie Pedas Ala DLawu Bistro

Load More