Depok.suara.com - Lagu baru Slank dengan judul Polisi yang Baik Hati menuai cibiran dari masyarakat. Banyak yang menilai Slank kini telah menjadi band pendukung pemerintah atau plat merah.
Pertanyaan sama juga dilontarkan oleh jurnalis musik, Soleh Solihun yang heran dengan lagu baru Slank tersebut. Pasalnya lagu ini terkesan sangat memuji kepolisian.
"Pertanyaan itu pasti muncul di benak banyak orang, termasuk saya dan mungkin kamu. Ketika biasanya band yang imejnya memberontak bikin lagu yang mengkritik aparat, Slank bikin lagu yang terdengar seperti menyanjung aparat," jelas Soleh.
Soleh lantas menanyakan lagu tersebut apakah memang bermaksud menyanjung kepolisian atau malah menyindir. Hal ini karena liriknya ada yang bermaksud sebagai sebuah harapan.
"Seandainya semua aparat baik hati, maka semua hal itu harus ada atau bakal ada. Kalimat "kehadiranmu selalu dinanti" bisa bermakna bahwa sekarang belum hadir," paparnya.
Tetapi Soleh menilai lagu ini memang dibuat untuk kepentingan manggung di acara ulang tahun institusi kepolisian. Baginya keputusan Slank untuk membuat lagu tersebut tak bisa disalahkan.
Namun banyak yang berharap Slank tak terlalu dekat dengan para penguasa. Apalagi Slank pernah dilarang manggung selama dua tahun oleh sebuah rezim.
"Pertanyaan berikutnya, memang seberapa banyak yang baik hati dibandingkan yang tidak? Itu saya tak bisa jawab. Tapi, saya bisa bilang, bahwa yang jelas sih, Slank yang baik hati," jelas Soleh.
"Dua tahun pernah tak bisa manggung karena tak dapat ijin, eh mereka masih bisa bikin lagu begini," pungkasnya.
Baca Juga: Menikmati Libur Akhir Pekan di Gunung Lawu dengan Olahan Mie Pedas Ala DLawu Bistro
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Untuk Pertama Kalinya, Lebanon dan Israel Bahas Gencatan Senjata Langsung di Washington
-
Ramalan Zodiak 15 April 2026, Ini 4 Zodiak Paling Beruntung dan Panen Peluang Emas
-
Vladimir Putin Ingin Prabowo Subianto Kembali Berkunjung pada Mei dan Juli 2026
-
Spanyol Kecam Komentar Donald Trump terhadap Paus Leo XIV
-
Steven Wongso Lebih Dulu Terapkan Metode Diet 'Anjing' ke Ibu, sampai Dikatai Anak Durhaka
-
Jonatan Christie Optimistis Indonesia Lolos Fase Grup Thomas Cup 2026
-
Persib Bandung di Puncak, Federico Barba Tekankan Pentingnya Jaga Momentum
-
Persija Jakarta Kembali Menang, Allano Lima Makin Percaya Diri Hadapi Sisa Musim
-
Siap Tikung Persib, Borneo FC Nyatakan 7 Laga Sisa sebagai Partai Final
-
Vincent Kompany Salut Ada Pelatih Perempuan di Bundesliga, Pertama dalam Sejarah