Depok.suara.com - Video lawas Prilly Latuconsina yang membongkar biaya endorse menuai hujatan warganet. Pasalnya Prilly Latuconsina mengaku mendapatkan uang hingga Rp100 juta untuk sekali posting.
Dilihat dari unggahan akun Tiktok @mumbaimu, pengakuan Prilly Latuconsina ini menjawab dari pertanyaan dari Boy William. Saat itu Boy William penasaran berapa tarif Prilly Latuconsina untuk posting IG.
"Lu satu postingan berapa?" tanya Boy William.
"Tebak," tandas Prilly.
Boy William yang penasaran kemudian menyebut sejumlah nominal untuk endorse ke Prilly Latuconsina. Ternyata tebakan Boy William tidak ada yang tepat.
"50 juta? Atas bawah?" tanya Boy penasaran.
"Video photo. Jadi satu," ucap Boy lagi.
"Enggak pisah," jawab Prilly.
"70 juta?" tanya Boy lagi.
Baca Juga: Anak Wakil Ketua DPRD Sulsel Ugal-ugalan Naik Pajero dengan Strobo, Dibela Bapaknya: Itu Hal Biasa
Prilly Latuconsina lantas menjawab bahwa tarif untuk sekali postingan adalah Rp100 juta. Hal ini belum sekalipun dirinya bongkar ke mana-mana.
"100 juta satu postingan," paparnya.
"Ini gua gak pernah mention ke mana-mana sih," jelasnya kembali.
"Gak papa ini harus di sebut di meja makan malam. Jadi kalau orang mau endorse udah tahu harganya," ucap Boy.
Tetapi pengakuan ini banyak mendapatkan hujatan dari warganet. Pasalnya mereka menilai ada kesenjangan antara pendapatan artis dengan pekerjaan lain.
"Di dunia fana ini ada orang2 yang diganti Rp800 ribu setelah kerja siang-malam sebulan penuh dan ada juga yang dibayar Rp80 juga untuk pekerjaan sepele macem bikin ig post dalam satu dua jam. Kalau menurut mu dunia kayak gini gak rusak berarti nalarmu yang rusak," ucap @lianxxx.
Berita Terkait
-
Prilly Latuconsina Turun Tangan Pungut Sampah Usai JFC: Salut sama Prilly
-
Padahal Tarif Endorse Sampai Ratusan Juta Rupiah, Mantan Sopir Sewaan Buka Borok Prilly Latuconsina Tak Pernah Kasih Tip
-
Wih, Prilly Latuconsina Kini Bakal Tampil di Festival Film Internasional
-
Prilly Latuconsina Gunakan Gaun Sedotan untuk Acara Jember Fashion Carnaval
-
Bakal Tampil di Toronto International Film Festival, Prilly Latuconsina: Beban Tapi Senang
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pameran Foto "Perisai Tunas" Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel