Film sebagai sarana dakwah
Pengasuh Pondok Pesantren Bintang Al Quran, Galuh Chrystanti mengatakan, dengan membuat film, ada pembelajaran lain yang didapat oleh para santri selain ilmu agama pada umumnya.
Diantaranya, menurut dia adalah bagaimana memikul sebuah tanggung jawab, kerja tim dan hingga manajemen waktu.
“Belajar kepemimpinan, komunikasi, dan cara memecahkan masalah juga, karena santriwati yang membuat film berasal dari latar belakang berbeda,” ujar Galuh, ketika ditemui Depok.suara.com beberapa waktu lalu.
Galuh menambahkan, film juga bisa menjadi wadah penunjang para santri dalam menerapkan pengetahuan tentang agama yang mereka dapatkan di pesantren.
Lebih jaiuh ia mengatakan, nilai-nilai agama juga bisa dituangkan dalam sebuah film dan menjadi metode syiar yang efektif.
“Dalam keyakinan saya, agama itu bukan hanya di dalam ruang kelas, namun agama itu adalah bagaimana kita memberikan manfaat pada umat (orang lain),” ungkapnya.
Namun di balik itu semua, Galuh menganggap film adalah salah satu sarana yang efektif untuk melakukan syiar agama Islam.
“Jangan sampai kita jungkir balik disini (membuat film), tapi secara akhirat kita gak dapat apa-apa,” pungkasnya.(*)
Baca Juga: Bukan Karena Sombong, Inul Daratista Beberkan Alasan Dirinya Suka Pilih-pilih Teman: Lebih Aman...
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Festival Lahan Basah Pertama di Indonesia Hadir dari Tempirai, Merawat Tradisi yang Hampir Hilang
-
Dekat dengan Umat, Bank Sumsel Babel Salurkan Dukungan untuk Pengembangan Fasilitas Keagamaan
-
Jelang Idul Adha, PTBA Gelar Pelatihan Penyembelihan Kurban Agar Sesuai Syariat
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
-
Sepatu Lari Lokal Makin Viral, Tapi 5 Hal Ini Masih Bikin Sebagian Runner Ragu?
-
Banjir Air Mata, Nonton Duluan Film Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan, Sukses Mengharu Biru
-
DVI Mulai Cocokkan DNA Keluarga Korban Bus ALS di Muratara yang Belum Teridentifikasi
-
SPMB Pontianak Dibuka Juni 2026, Orang Tua Jangan Sampai Ketinggalan Jadwal Ini
-
Pengendara Diminta Waspada, Jalan Desa di Landak Mendadak Ambles dan Berbahaya saat Malam
-
Sinopsis Film The Sheep Detectives, Misteri Pembunuhan yang Diselidiki Kawanan Domba