Depok.suara.com - Pundit ESPN, Craig Burley meminta Erling Haaland untuk tidak menghadiri seremonial Ballon d'Or award jika dia tidak memenangkannya tahun ini. Erling Haaland memang menjadi favorit untuk memenangkan gelar ini.
Salah satu saingan terberat dari Erling Haaland adalah Lionel Messi. Walau tak mendapatkan gelar di tingkat klub, Messi berhasil membawa Argentina merebut Piala Dunia.
Tetapi bagi Craig Burley, Piala Dunia bukanlah kompetisi sepak bola terbaik. Baginya Haaland jauh lebih pantas mendapat gelar Ballon d'Or.
"Lionel Messi telah memenangkan Piala Dunia dan itu pencapaian yang luar biasa, tapi itu hanyalah periode empat minggu. Bentuk kejuaraannya secara keseluruhan bukanlah yang terbaik," ucapnya.
"PSG sangat buruk, Erling Haaland… 50+ gol, satu gelar Liga Premier, Piala FA, dan Champions League. Erling harus memenangkan penghargaan ini; Saya tahu banyak orang tidak bisa meninggalkan peran Messi. Tapi lihat gambaran besarnya," lanjutnya.
Namun Craig Burley melihat Lionel Messi masih diunggulkan dalam penghargaan ini. Hal ini terlihat dari pembicaraan publik mengenai Lionel Messi.
Karena itu, Craig Burley menyarankan agar Haaland tak usah datang ke ajang Ballon d'Or kalau tak memenangi awards. Karena hal itu telah menodai sportivitas.
"Penghargaan ini telah membuatku sakit akal. Saya pikir akan ada banyak cerita emosional. ‘Messi telah memenangkan Piala Dunia’, ‘Messi adalah ini.. dan ‘Messi adalah itu…’ dan mereka akan memberinya satu lagi," katanya.
"Jika saya adalah Erling Haaland, saya tidak akan pernah kembali menghadiri seremoni Ballon d'Or award seumur hidup saya jika dia tidak memenangkannya tahun ini, sama seperti Robert Lewandowski.” pungkasnya.
Baca Juga: Mardani Ali Sera Spill Hubungan PKS-PKB: Sebentar Lagi Jadi Kopi dan Gula
Berita Terkait
-
4 Alasan Erling Haaland Lebih Layak Raih Ballon d'Or 2023 daripada Lionel Messi
-
Hasil Kualifikasi Piala Dunia 2026: Gol Tunggal Lionel Messi Bawa Argentina Tekuk Ekuador
-
Momen Kocak Lionel Messi Gocek Pemain Termahal Liga Inggris Moises Caicedo hingga Terjungkal
-
Pengakuan Kejam Scaloni, Argentina akan Perah Tenaga Lionel Messi Selagi Bisa
-
Intip Besaran Gaji Bodyguard Lionel Messi di Inter Miami, Berapa Ya?
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan
-
Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti
-
YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil
-
Pemuda di Cikeusal Rudapaksa Siswi SD dan Paksa Korban Curi Emas Orang Tua Lewat Ancaman Video
-
5 Alasan Wajib Nonton Tradisi Seba Baduy: Ada Barongsai, Layar Tancap, Hingga Diplomat 10 Negara
-
Polri Tetapkan Syekh Ahmad Al Misry Tersangka Pelecehan Seksual 5 Santri Laki-laki
-
Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti
-
Jalur Menuju Situs Gunung Padang Kembali Normal Usai Tertimbun Longsor
-
Siapa yang Bermain? Polemik Kali Ciputat Jadi Ajang 'Saling Serang' Dewan vs Pengembang
-
UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial