Depok.suara.com - Ramai akun Ava Korea yang melakukan doxxing kepada Ibu-ibu dengan inisial D memasuki babak baru. Pasalnya kali ini Ibu D disebutkan akan melaporkan para akun yang menyerangnya ini ke pihak yang berwajib.
Dilihat dari akun @PartaiSocmed, Ibu D meminta kepada pihak yang melakukan doxxing yaitu dengan akun @cupiidheart membuat sebuah video permintaan maaf. Tetapi hingga batas waktu yang tidak ditentukan hanya ada beberapa orang yang membuat video permintaan maaf.
Bahkan pelaku yang bernama Ridwan hanya meminta maaf tanpa terlihat menyesal. Dia bahkan sempat membela pemilik akun bernama Farah.
Karena itu pihak @Partaisocmed pun mendesak agar Ibu D tetap melaporkan para pelaku. Hal ini agar tak lagi ada korban atas perilaku tak terpuji para pelaku.
"BREAKING!! Ini Ridwan Ali Akbar yg melakukan doxing terhadap Ibu D. Kami tidak melihat video ini sbg permintaan maaf apalagi penyesalan. Dia lebih fokus membersihkan nama Farah Salsabila Nasution admin @cupiidheart. Saran kami korban tetap melaporkan akun @cupiidheart itu," tulis akun tersebut.
Warganet lantas penasaran apa hukuman yang bisa dijatuhkan kepada para pelaku. Apalagi Ibu D mengalami kerugian tak kecil karena sampai diteror kepada pihak kantor.
Selain itu Ibu D juga mengalami seksual harrasment yang dilakukan teman-teman akun @cupiidheart. Karena itu kerugian yang dialami dianggap cukup besar.
Seorang seleb tweet bernama @VeritasAdentur menyebut para pelaku bisa mendapatkan hukuman berat. Bahkan bisa terkena denda sampai Rp750 juta.
"Farah sebagai pemilik akun. Si ridwan baru bisa kena lebih berat jika Farah nuntut si ridwan," kata @miaxxx.
Baca Juga: Ibu-ibu Ambyar! Harga Emas Antam Dua Hari Beruntun Anjlok
"Kalau yang ikut2an spam WA, kenanya kira2 750jt per orang. Paling tidak saya melihat ada 36 orang," jelas @niaxx.
"Kalau 36 orang ini tidak ada video permintaan maaf malam ini jg, dengan identitas lengkap. Akan ditarget satu2," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Hanya Bisa Melaporkan Satu Pasal, Codeblu Akui Farida Nurhan Pintar
-
Farida Nurhan Minta Ampun kepada Anak Cucu yang Dibully Imbas Bodyshaming Codeblu, Warganet: Mikir Sebelum Ngehina
-
Jadi Korban Doxing, Codeblu Diduga Resmi Polisikan Farida Nurhan
-
Istri Pejabat Kemenhub Pamer Gaya Hidup Mewah, Harta Suami yang Dilaporkan Diduga Tidak Sesuai
-
Doxing: Arti, Bahaya, dan Cara Mencegah
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali
-
Demi Jam Terbang, Persib Bandung Resmi Pinjamkan Henhen Herdiana ke PSM Makassar
-
Bejad, Oknum Guru Ngaji di Kota Serang Asusila Gadis Berusia 9 Tahun
-
Smart Stick Berbasis AI Karya Siswa Indonesia Dilirik Profesor China, Apa Keunggulannya?
-
Gamer Siap-Siap! Nintendo Switch dan Switch 2 Bakal Resmi Masuk Indonesia Desember 2026
-
Dorong Purnabakti Berwirausaha, BRI Hadirkan Kemudahan Pembiayaan Toko Mandiri Indogrosir
-
Buka Rekening BRI di Summarecon Bekasi, Nikmati Cashback Spesial BRImo!