Depok.Suara.com - Obsesi Tiongkok terhadap kecerdasan buatan generatif telah menghasilkan pengumuman produk hampir setiap hari dari perusahaan rintisan dan raksasa TI, namun para investor memperingatkan bahwa guncangan akan segera terjadi karena kendala biaya dan anggaran yang akan segera terjadi.
Kegembiraan di Tiongkok, yang dipicu oleh keberhasilan ChatGPT OpenAI sekitar setahun yang lalu, telah menghasilkan apa yang digambarkan oleh eksekutif senior Tencent (0700.HK) pada bulan ini sebagai "perang" seratus model, "sebagai perusahaan dan pesaing mulai dari Baidu (9888.HK) ke Alibaba (9988.HK) ke Huawei mengiklankan solusi mereka.
Menurut CLSA, pialang saham, Tiongkok telah memiliki setidaknya 130 model bahasa besar (LLM), yang mencakup 40% dari total dunia dan tertinggal dari 50% pangsa pasar Amerika Serikat. Selain itu, perusahaan-perusahaan telah memperkenalkan lusinan "LLM khusus industri" yang terkait dengan model dasar mereka.
Namun, para investor dan pakar mengklaim bahwa sebagian besar perusahaan telah gagal mengembangkan model bisnis yang berkelanjutan, terlalu mirip satu sama lain, dan kini menghadapi peningkatan biaya.
Ketegangan antara Beijing dan Washington juga telah menghambat sektor ini, karena investor dolar AS berinvestasi lebih sedikit pada startup tahap awal dan akses ke prosesor AI dari perusahaan seperti Nvidia menjadi lebih sulit.
Hanya mereka yang memiliki kemampuan terkuat yang akan bertahan, "kata Esme Pau, direktur riset internet dan aset digital Tiongkok di Macquarie Group. Dikutip Depok.Suara.Com dari Reuters Kamis (28/9).
Dia juga menyatakan bahwa beberapa bisnis terkemuka telah mengindikasikan bahwa mereka akan berjuang dalam menentukan harga untuk memperoleh pangsa pasar, serupa dengan yang dilakukan layanan cloud milik Alibaba dan Tencent.
Selama enam hingga dua belas bulan ke depan, LLM dengan kapasitas lebih rendah akan dihapus secara bertahap karena pembatasan chip, biaya tinggi, dan persaingan yang semakin ketat kata Pau.
Pendapat mengenai perusahaan mana yang akan bertahan sangat berbeda-beda.
Menurut Yuan Hongwei, ketua dana ventura Z&Y fund yang berbasis di Shenzhen, hanya dua hingga tiga LLM tujuan umum yang akan mendominasi pasar.
Itulah sebabnya, ketika menentukan perusahaan mana yang akan berinvestasi, organisasinya mencari wirausaha yang berpengalaman.
Z&Y, yang investasinya sebelumnya mencakup pembuat drone DJI dan startup self-driving Pony.ai, akhirnya memilih untuk mendukung Baichuan Intelligence, sebuah startup berusia lima bulan yang bertujuan membangun model AI sumber terbuka untuk bersaing dengan Llama 2 dari Platform Meta.
Wang Xiaochuan, pendiri mesin pencari internet No.2 di Tiongkok, Sogou Inc, mendirikan Baichuan, yang menjadi salah satu dari lima bisnis pertama yang mendapatkan lisensi Beijing untuk menggunakan chatbot publik pada akhir bulan Agustus.
Wang menyatakan bahwa bisnisnya sedang bersiap untuk menutup putaran kedua dengan nilai $1 miliar.
Kami melihat peluang bisnis di sini," kata Yuan. "Wang bertanggung jawab atas proyek ini. Mengingat keahliannya dalam bisnis digital, kesuksesannya bersama Sogou, dan kemampuannya untuk meminta perhatian industri, kami yakin dia adalah harapan terbaik kami
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Pakai Baju Adat Jawa ke Sekolah, Siswa SMAN 4 Yogyakarta Bangga Kenakan Gagrak
-
Anggaran Rp14 Miliar untuk 72 Mobil Listrik, Pemprov NTB Dikritik Lakukan Pemborosan
-
Truk Kontainer Anjlok di Cilincing, Operasional Transjakarta Koridor 10 Terhambat
-
7 Kesalahan yang Bikin Kue Sagu Keju Hancur, Ini Cara Mengatasinya!
-
Prabowo Minta THR ASN Dibayar Tepat Waktu, Aplikator Bayar BHR Ojol Rp400 Ribu-Rp 1,6 Juta
-
Sidang Kabinet: Prabowo Minta Jajaran Beri Pelayanan Mudik Terbaik Hingga Diskon Tarif
-
Eskalasi Konflik Iran-AS-Israel Mulai 'Cekik' Biaya Ekspor RI ke Timur Tengah
-
Joget Gemoy Trump Disamakan dengan Kaisar Nero, Netizen: Di Sini Pemimpinnya Juga Suka Joget
-
Wakil Ketua Komisi XIII DPR Kutuk Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus, Desak Aparat Usut Tuntas
-
Kuasa Hukum Sri Purnomo Sebut Tuntutan 8,5 Tahun Penjara Bentuk Frustrasi Jaksa