Depok.suara.com - Kurnia Meiga Hermansyah adalah seorang mantan pesepakbola yang pernah memberikan kontribusi besar bagi Timnas Indonesia dan Klub Arema FC melalui penampilan cemerlangnya sebagai kiper.
Kurnia Meiga sudah tidak pernah bermain sepak bola lagi sejak tahun 2017 karena penyakit yang dideritanya sudah berlangsung selama 7 tahun.
Erick Thohir ternyata pernah melawat ke kediaman Kurnia Meiga bersama seorang dokter dari Rumah Sakit Pusat Pertamina pada tanggal 21 Mei 2023 yang lalu Seperti Yang Dikutip Depok.Suara.Com dari laman Kaltim Post.
Akan tetapi, berdasarkan pernyataan Kurnia Meiga dalam video di saluran Youtube Vivagoal Indonesia pada tanggal (7/9/2023) sebelumnya, tidak ada diagnosis yang pasti dari dokter atau rumah sakit mengenai penyakit yang dia alami.
Di malamnya, dua hari berlalu sejak pertandingan melawan Barito, Kurnia merasakan rasa sakit yang menusuk di kepala, yang berlanjut hingga keesokan harinya.
Kurnia juga merasa penglihatannya sedikit kabur, antara fokus dan kurang fokus, serta di antara kegelapan dan cahaya. Seringkali, Pandangan Kurnia mendadak menghilang dan disusul dengan muntah.
Pandangannya juga samar seperti siluet sehingga menyulitkannya untuk melihat ekspresi wajah dan detil fisik seseorang, hanya dapat mengamati dari pergerakan.
Dari tanda-tanda yang dijelaskan oleh Kurnia Meiga tersebut, gejala yang muncul serupa dengan penyakit Papiledema.
Apa itu Papiledema?
Baca Juga: 5 Manfaat Konsumsi Earl Grey Tea bagi Kesehatan, Pernah Mencobanya?
Menurut sumber di situs KMU, Papiledema adalah kondisi di mana saraf optik mata mengalami pembengkakan di daerah disc optic akibat tekanan pada otak.
Kondisi papiledema mengakibatkan penglihatan menjadi tidak jelas dan terdistorsi. Gangguan tersebut dapat terjadi dalam waktu singkat tetapi juga memiliki potensi untuk berlangsung secara permanen. Dapat menyebabkan gangguan penglihatan pada mata tunggal atau ganda.
Tanda-tanda awal dari papiledema adalah:
1. Pandangan Samar
2. Penglihatan Ganda Atau Berbayang
3. Mata Seperti Melihat Kilatan Cahaya
4. Penglihatan Tiba-Tiba Hilang Dalam Beberapa Detik
5. Mual dan Muntah
6. Sakit Kepala
7. Terdengar Suara Lain di Telinga
Tekanan ini juga dapat muncul disebabkan oleh pembengkakan otak yang terjadi akibat cedera kepala atau faktor lain seperti:
1. Perdarahan di Dalam Otak
2. Peradangan di Dalam Otak (Ensefalitis)
3. Meningitis
4. Tekanan Darah Tinggi
5. Kekurangan Sel Darah Merah (Hemoglobin)
6. Hidrosefalus
7. Tumor Otak
8. Infeksi
Setelah diagnosa dari dokter dikonfirmasi, pengobatan untuk papiledema akan ditentukan berdasarkan penyebabnya. Salah satunya adalah melalui pungsi lumbal, yaitu prosedur medis untuk mengambil cairan serebrospinal.
Salah satu cara lainnya adalah dengan menggunakan obat. Terutama penggunaan kortikosteroid melalui suntikan atau pil obat.
Jika papiledema disebabkan oleh infeksi, dokter akan mengeluarkan resep antibiotik.
Apabila menyebabkan tumor di otak, langkah mengobatinya ialah melalui tindakan bedah untuk membuang tumor tersebut.
Dengan cara yang sama seperti operasi, metode ini dapat digunakan jika tumor otak menjadi penyebabnya. Kemoterapi atau radioterapi berperan dalam mengurangi ukuran tumor dan menyusutkan pembengkakan. (*)
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
Terkini
-
Rudal Israel Hantam Iran, Nasib Tragis Eks Barcelona Terjebak di Pesawat Saat Teheran Membara
-
Baju Lebaran Cheongsam versi Muslimah Ramai di Pasaran, Perpaduan Ramadan dan Imlek
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Piala Dunia 2026 Terancam Perang Iran-AS? FIFA Mulai Pantau Ketat Keamanan Tim di Amerika Serikat
-
CEK FAKTA: Tautan Daftar Mudik Gratis PLN 2026 Beredar, Asli atau Penipuan?
-
CEK FAKTA: BLT Desa 2026 Rp 300 Ribu per Bulan untuk Warga yang Belum Dapat Bantuan, Benarkah?
-
Jadwal Imsak dan Subuh Wilayah Jakarta dan Yogyakarta Hari Ini, Minggu 1 Maret 2026
-
Jejak Mentereng Kasatgas Pangan Brigjen Ade Safri, Ungkap 4 Kasus Besar Sepanjang Februari
-
Garda Revolusi Iran Disebut Tutup Selat Hormuz, Mengapa Dunia Harus Panik?
-
Petenis Rusia Daniil Medvedev Terjebak di Dubai Usai Serangan AS-Israel ke Iran